oleh

SMA/SMK se Kabupaten Labuhanbatu Gelar PTMT

Labuhanbatu – Melalui keputusan menteri Pendidikan dan Menteri Kesehatan dan Menteri dalam Negeri Nomor 01/KB/2020 Nomor 516 tahun 2020 Nomor HK.03.01/Menkes/363/2020 dan Instruksi Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.54/39/Inst/2021, Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK) se Labuhanbatu melakukan pembelajaran tatap muka terbatas dimasa Pandemi Covid-19.

Dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas itu, pihak sekolah mewajibkan siswa/i dan guru tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) dengan tetap mengunakan masker, mencuci tangan dan jaga jarak serta menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi dan interaksi.

Kepala Sekolah SMA 1 Rantau Utara Drs Jalaluddin, M.Pd kepada wartawan diruang kerjanya menyebutkan Selasa (7/9/2021), “Kegiatan belajar mengajar (KBM) menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) dengan prokes yang cukup ketat” ujarnya.

Dijelaskannya, di sekolahnya, kegiatan belajar mengajar digelar dengan sistem dua siff perkelas dan dilakukan dua kali dalam seminggu. “Saat KBM, jarak kursi dan meja dikelas berjarak 1,5. Kelas tidak mengunakan AC. Usai jam belajar, siswa/i langsung diinstruksikan pulang kerumah masing-masing” ujar Jalaluddin.

Disisi lain, Jalaluddin juga menyebutkan, ditahun 2021, sekolah sudah mengadakan pembelian alat kesehatan penunjang untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat diberlakukan KBM. “Alkes itu berupa, masker, face shield, pengadaan wastapel dan pembenahan UKS. Anggaran pembelian alkes untuk siswa itu bersumber dari dana Bos.

“Sekolah sudah membagikan masker kepada siswa dibulan Januari 2021 lalu, sedangkan untuk kelas X belum kita bagikan karena baru masuk,” papar Jalaluddin.

(damanik/sfn)

News Feed