oleh

Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu Dibangun Tahun 2019 Berbiaya Rp 5,3 Milyar Belum Bisa Ditempati

Labuhanbatu – Pembangunan rumah dinas Bupati Labuhanbatu yang sudah menghabiskan dana sekitar Rp 5,3 miliar belum bisa ditempati karena belum selesai pengerjaannya. Bahkan, saat ini plafon rumah dinas tersebut, sudah banyak yang rusak dan bocor.

Selain itu, rumput dan tumbuhan liar terlihat tumbuh subur diatas gundukan tanah bekas bongkaran material bangunan yang berada disekeliling bangunan berbiaya Rp 5,3 miliar.

Pembangunan rumah dinas tersebut sudah dua tahun dikerjakan CV Sumber Rezeki dengan nilai kontrak Rp. 5.367.000.000 Pengerjaan dimulai tahun 2019 dan diperpanjang ke tahun 2020.

Kalau melihat fisik bangunan rumah dinas yang pembangunannya dimulai sejak tahun 2019 lalu, menimbulkan berbagai pertanyaan, sampai mana saja pembangunan rumah dinas dengan anggaran Rp. 5.367.000.000.

Seperti yang dipertanyakan Seketaris Pejuang Bravo Lima Labuhanbatu, Abi Ridwan Pasaribu SH saat dimintai tanggapannya di Rantauprapat. Selasa (7/9/2021), “Jadi pertanyaan bagi kita, apa saja yang dikerjakan CV Sumber Rezeki dengan nilai kontrak Rp. 5.367.000.000,” ujar Abi.

Ditambahkannya, “Selain itu, kita juga bertanya-tanya kenapa plafon rumah dinas itu banyak yang rusak dan bocor padahal baru setahun dikerjakan. Apa penyebab bocornya plafon rumah dinas tersebut. Harapan kita, pihak terkait turun untuk melakukan penyelidikan” harap Abi.

Mirisnya, rumah dinas kantor bupati yang bersebelahan dengan kantor Dinas Pengerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pemkab Labuhanbatu sebagai pengelola anggaran pembangunannya.

Sayangnya, Plt kepala Dinas Pengerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pemkab Labuhanbatu tidak dapat ditemui, Selasa (7/9/2021), “Plt kepala dinas tidak ada pak” jawab salah seorang staf dikantornya.

(damanik/sfn)

News Feed