oleh

Konsisten Pertahankan Predikat Sangat Inovatif, Kabupaten Bogor Diapresiasi Kemendagri

Cibinong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor konsisten mempertahankan predikat “Sangat Inovatif” dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah sejak tahun 2017. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni secara virtual pada acara Sosialisasi dan Diseminasi Hasil-Hasil Kelitbangan Kabupaten Bogor dan Peningkatan Kinerja Organisasi, Jumat (2/7/21).

“Saya mengapresiasi inovasi dan prestasi yang telah dicapai Kabupaten Bogor. Kabupaten Bogor mendapat predikat “Sangat Inovatif” dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah sejak tahun 2017. Capaian ini tentu sangat baik dan harus terus ditingkatkan,” ungkap Fatoni.

Tahun 2020, lanjut Fatoni, Kabupaten Bogor berhasil mempertahankan predikat tersebut dengan urutan tiga pada level nasional. Dengan capaian Indeks Inovasi Daerah tersebut, Kabupaten Bogor mendapat penghargaan dari Menteri Dalam Negeri saat gelaran Innovative Government Award (IGA) dan dana insentif daerah bidang inovasi daerah.

“Meski penghargaan bukan tujuan utama, namun dengan inovasi yang dilakukan, semoga dapat mempercepat tercapainya tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam meningkatkan pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah,” ujar Fatoni.

Ia menambahkan, semoga pada penilaian indeks tahun 2021, Kabupaten Bogor kembali dapat menyampaikan inovasi terbaiknya. Sehingga ranking inovasinya dapat kembali ditingkatkan.

Selanjutnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra menyambut baik adanya lomba anugrah Innovative Government Award karena dapat menyusun database inovasi yang ada di desa, kelurahan, kecamatan, Puskesmas, perangkat daerah, perguruan tinggi, maupun masyarakat, sehingga inovasi yang ada di Kabupaten Bogor dapat memecahkan permasalahan yang sedang terjadi di wilayah masing-masing.

“Pada akhirnya dapat meningkatkan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor menuju tercapainya Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban,” kata Suryanto.

Suryanto menjelaskan, menurut data Indeks Inovasi Daerah, Kabupaten Bogor memiliki inovasi bidang kesehatan terbanyak dibanding inovasi dalam bidang urusan lainnya, yaitu sejumlah 94 jenis inovasi, disusul inovasi dalam bidang lingkungan hidup sebanyak 21 jenis inovasi, dan pariwisata sebanyak 19 jenis inovasi. Selain itu, 77% inovasi yang dihasilkan Kabupaten Bogor merupakan inovasi dalam bentuk digital. (BogorUpdate.com)

News Feed