oleh

Surat Terbuka Lieus untuk Presiden Jokowi: Dari Rakyat yang Ingin Indonesia Damai

-Nasional, Opini-14 views

JAKARTA – Jelang akhir 2020, Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma menulis surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Surat tertanggal 29 Desember 2020 itu mengatasnamakan ‘Rakyat Yang Ingin Indonesia Damai’.

Dalam suratnya, Lieus menyinggung soal retaknya kerukunan sosial yang terjadi sejak Pilpres 2019 lalu akibat perbedaan pilihan politik, kemudian soal masuknya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Kabinet Indonesia Maju, hingga masalah sengketa lahan Pondok Pesantren Markaz Syariah milik Habib Rizieq Shihab di Megamendung.

Atas berbagai peristiwa itu, Lieus Sungkharisma pun menyampaikan harapan dan doanya untuk Presiden Jokowi agar bisa membawa bangsa Indonesia jauh lebih baik di tahun 2021.

“Saya berharap pada tahun 2021 di bawah Kepemimpinan Bapak dan Kyai Ma’ruf dan dibantu Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Sandiaga Uno, Indonesia akan tumbuh menjadi bangsa yang maju dan cinta damai. Pemimpinan berbudi Luhur, rakyatnya hidup makmur,” kata Lieus.

Berikut isi lengkap surat terbuka Lieus Sungkharisma kepada Presiden Jokowi.

 

Jakarta, 29 Desember  2020

Kepada Yang Mulia:Bapak Presiden Republik IndonesiaIr. H. Joko WidodoDi Istana

Dengan hormat,

Sebelumnya, saya berharap Bapak Presiden sekeluarga selalu sehat sehingga bisa menjalankan aktivitas keseharian dengan baik.

Perkenalkan, saya seorang rakyat biasa, Lieus Sungkharisma yang pernah menemani Bapak bersama-sama menemui para tukang parkir dan pedagang kaki lima di daerah Gajah Mada, Jakarta Barat, ketika Bapak baru datang dari Solo ingin menyerap aspirasi masyarakat akar rumput untuk menjadi pertimbangan Bapak ketika hendak maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Puji Tuhan Yang Maha Kuasa, Bapak berhasil menjadi Gubernur DKI Jakarta dan bahkan kini menjadi Presiden Republik Indonesia selama dua periode. Sebuah prestasi anak bangsa yang bisa dijadikan teladan untuk generasi muda selanjutnya.

Di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, disadari atau tidak, bangsa ini sedang mengalami keretakan antar masyarakat dikarenakan perbedaan pilihan calon presiden. Masyarakat yang memilih Bapak dan Kyai Ma’ruf dan masyarakat yang memilih Pak Prabowo dan Bang Sandiaga. Bahkan sampai sekarang istilah cebong dan kampret masih ada. Tentunya ini sangat tidak sehat dalam kehidupan bermasyarakat.

Saya cukup senang ketika Bapak mengajak Pak Prabowo masuk ke dalam kabinet sebagai Menteri Pertahanan membantu Bapak. Harapan saya keretakan diantara masyarakat akan berkurang. Namun nyatanya juga masih ada.

Harapan baik kembali hadir, ketika Bapak mereshuffle kabinet dan memasukkan Bang Sandiaga Uno sebagai pembantu Bapak di Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif.

Inilah saatnya melupakan No 1 dan No 2 yang ada adalah No 3 PERSATUAN INDONESIA, karena kedua calon presiden dan calon wakil presiden yang tadinya bersaing kini telah bersama-sama. Tentunya ini sebuah keputusan yang baik buat seluruh rakyat Indonesia.

Di akhir tahun 2020 ini saya selaku rakyat mempunyai harapan dan berdoa kepada Sang Maha Kuasa, agar Bapak Presiden, Ir. H. Joko Widodo, Bapak Wakil Presiden Prof. Dr (HC). KH. Ma’ruf Amin, Bapak Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Bapak Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif Sandiaga Uno bisa BERSAMA- SAMA BANGUN BANGSA agar Bangsa Indonesia ini mampu mengatasi wabah Covid-19, mengentaskan kemiskinan dan mampu mensejahterakan rakyat Indonesia.

Musuh kita sekarang ini adalah Covid-19, kemiskinan dan kebodohan. Saya sangat yakin, ketika empat orang putra terbaik Bangsa Indonesia ini bersatu, akan membawa dampak dan perubahan yang lebih baik sehingga bisa dirasakan rakyat Indonesia.

Mari kita sudahi hal-hal yang akan menimbulkan perpecahan dan keresahan masyarakat. Saatnya kami rakyat Indonesia bersatu seperti yang telah Bapak pelopori dan mendukung hal-hal yang bisa menguatkan Keindonesiaan kita bersama yang saling menghargai dan menghormati.

Hal-hal yang baik, seperti kegiatan yang mencerdaskan anak bangsa tentunya harus kita dukung dan dorong untuk kebaikan bersama. Sepertinya halnya adanya pesantren di Megamendung yang berdampingan tidak jauh dengan komplek gereja juga keinginan kami dari umat Buddha yang memiliki lahan dari PTPN di sekitar wilayah tersebut seluas kurang lebih 15 hektar untuk kami dirikan Vihara. Ini adalah potret Indonesia kecil yang tumbuh bersama dan saling menghormati dan menghargai tanpa adanya diskriminasi.

Akhirnya, saya berharap pada tahun 2021 di bawah Kepemimpinan Bapak dan Kyai Ma’ruf dan dibantu Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Sandiaga Uno, Indonesia akan tumbuh menjadi bangsa yang maju dan cinta damai. Pemimpinan Berbudi Luhur, Rakyatnya Hidup Makmur.

Salam dari rakyat yang ingin Indonesia Damai

Lieus Sungkharisma

(NETRALNEWS.COM)

Pewarta : Sfn

News Feed