oleh

Toleransi, Sumbu Kerukunan Dan Kedamaian Indonesia

-Nasional-87 views

Sumpah Pemuda 1928 adalah momentum awal bagi lahirnya satu bangsa besar yaitu Bangsa Indonesia. Sumpah yang dinyatakan beraneka ragam kelompok/golongan dalam semangat persaudaraan dan rasa sepenanggungan dan bertekad bersama sama membebaskan diri dari cengkeraman penderitaan. Keinginan untuk Bersartu dan Menyatukan diri dalam satu identitas baru yaitu Bangsa Indonesia adalah buah kesadaran atas politik pecah belah yang dilakukan kaum kolonial. Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Tunas sejarah berdirinya satu negara yaitu Negara Indonesia. Kemudian pada tanggal 18 Agustus 1945 ditetapkan Undang Undang Dasar 1945 dimana dalam Mukadimah dinyatakan ikhtiar untuk “Melindungi Segenap Bangsa Dan Tumpah Darah, Memajukan Kesejahteraan Umum, Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Serta Turut Memelihara Perdamaian Dan Ketertiban Dunia” Berdasarkan “Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan Dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Kesemuanya itu adalah wujud keluhuran budi yang sarat akan toleransi yang bukan saja hanya sesama anak bangsa, tapi juga diperuntukkan untuk sesama manusia dimuka bumi ini. Toleransi perlu dan terus menerus bersemayam dihati sanubari dan pikiran, karena toleransi adalah sumbu Kerukunan dan Kedamaian. Oleh karena itu Ormas Pemuda Pancasila Berseru “Padamkan rasa benci, Sadari akan adanya Keanekaragaman, Kobarkan rasa Persaudaraan”.

Gunung Hutapea – Kabid.OK MPN Pemuda Pancasila.

Pewarta : Sfn

News Feed