oleh

Inspektur BNPT Akui Peran Ibu Sebagai First Defend Line untuk Cegah Terorisme

-Nasional-25 views

Jakarta, Monasnews.com  – Inspektur BNPT, Buntoro, Ak mengakui bahwa peran kaum perermpuan  dalam keluarga sangat strategis mulai dari menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada anak-anak, suami dan tetangga. Peran ibu menjadi First line defend (berada digaris terdepan) dalam upaya pencegahan aksi teror.

Pernyataannya disampaikan ketika membuka kegiatan FKPT Jakarta Bidang Anak & Perempuan bekerjasama dengan Subdit Pemberdayaan Masyarakat Direktorat Pencegahan BNPT bertema “Pelibatan Perempuan sebagai Agen Perdamaian.”

Kegiatan yang diikuti 90 orang dari unsur unsur Pemerintah (Forkompinda), Perempuan Lintas Agama, dan Ormas-2 Perempuan yang ada di DKI Jakarta ini dilaksanakan pada Kamis, 3 September Tahun 2020, bertempat  di Ball Room – Best Western Premier The Hive Hotel, Jl. DI Panjaitan Kav.  3-4,  Jakarta Timur.

Menurut Buntoro, aksi teror merupakan kejahatan yang dapat merusak perdamaian dan keamanan umat manusia. Ia mengatakan, di Indonesia berbagai macam teror telah terjadi baik melalui bom bunuh diri, pelemparan bom di tengah keramaian, membunuh orang tidak berdosa, merusak fasilitas umum bahkan mengoyak persatuan dan kesatuan bangsa.

“Penanggulangan radikalisme tidak dapat dilakukan oleh aparat semata, namun harus ada sinergi aparat dengan masyarakat mencegah paham radikal berkembang. Kemampuan pemerintah tentu terbatas karena itu masyarakat harus membantu pemerintah mencegah paham radikal ini berkembang luas,” paparnya.

Karena itu, katanya, seluruh elemen anak bangsa harus ikut membantu pemerintah dalam menanggulangi bahaya terorisme termasuk kaum perempuan di dalamnya.

“Kaum ibu mulai dari rumah bisa menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada anak-anak, suami dan tetangga. Peran ibu menjadi First line defend (berada digaris terdepan) dalam upaya pencegahan aksi teror,” harapnya. (Zul)

 

 

News Feed