oleh

Urung Demo Ke Jakarta Petani Tembakau, Ganjar Pranowo Sambangi 2 Pabrik Rokok Ternama  

-Ekbis-32 views

Temanggung, Monasnews.com – Rencana sejumlah petani Tembakau akan menggelar aksi demo ke Jakarta tertunda lantaran kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Para petan ini memanfaatkan kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah ini untuk mendengar masukan-masukan Gubernur atas kondisi yang mereka alami saat ini.

Kunjungan Gubernur Ganjar ke  sejumlah gudang perusahaan rokok di Kabupaten Temanggung  ini dimaksudkan guna memastikan keberlangsungan transaksi pembelian hasil panen Tembakau petani yang dibeli oleh perusahaan-perusahaan besar seperti PT Djarum yang berada di jalan Raya Nguwet Kec. Pringsurat dan PT Gudang Garam  di Kec Bulu.

“Selama berlangsung pendemi Covid-19, pemerintah ingin  memastikan bahwa kehidupan petani tembakau dalam hal jual beli hasil panennya tetap berjalan seperti sediakalanya,” ujar Ganjar kepada redaksi, Rabu (26/8/2020).

Dalam kunjungan di dua tempat perusahaan rokoh itu, Ganjar melihat sendiri proses transaksi jual beli petani kepada perusahaan. Di PT Djarum, Ganjar tidak melihat adanya transaksi di karenakan pabrik tersebut baru selesai dibangun dan belum beroprasi penuh. Kepada Gubernur, pihak manajemen berjanji akan memulai aktifitasnya membeli hasil panen petani tembakau di awal pekan ini.

Manager PT Djarum, Iskandar mengatakan bahwa kondisi saat ini kondisi pabrik yang baru selesai dibangun.

“Kami baru akan membeli tembakau dari petani Minggu depan sesuai dengan rencana beroperasinya pabrik,” ujar Iskandar.

Dia mengatakan, PT Djarum selalu rutin membeli tembakau dari petani Temanggung setiap musim panen tiba lebih dari 6.000 ton tembakau petani.

Kondisi berbeda ditemukan Ganjar di pabrik PT. Gudang Garam. Di situ, gubernur melihat ada aktifitas jual beli yang sudah berjalan. Terlihat Ratusan petani berbondong dengan truk muatan berisi tembakau antre untuk menjual hasil panennya kepada perusahaan.

“Biasanya setiap musim tembakau kami membeli hingga 20.000 ton tembakau dari petani,” kata perwakilan  PT. Gudang Garam, Tjhin Tjong Giong.

Ditambahkannya, di tahun ini ada sedikit pengurangan akan tetapi tidak terlalu besar. Pembelian kami setiap musim tidak hanya dari petani tembakau Temanggung tapi juga dari petani wilayah Wonosobo, Kendal. Meski kondisi seperti ini, katanya, harga tetap terjamin sesuai kwalitas.

Gubernur merasa lega atas kunjungan kedua perusahaan rokok terbesar di Temanggung ini. “Kami mencoba menjembatani antara petani dan perusahaan dan kami mengucapkan terimakasih kepada perusahaan perusahaan ini yang telah membantu dan juga memberikan support kepada petani tembakau agar bisa membuat ekonomi petani tembakau bergulir sesuai harapan walau di tengah pandemi Covid 19” imbuhnya.

Ganjar menambahkan, di tengah kondisi yang tengah sulit ini, tentu jaminan pembelian Tembakau petani sangat penting lantaran banyak petani yang membutuhkan pertolongan karena mengalami kesusahan.

Selain tembakau Gubernur juga akan memperhatikan komoditas pertanian lainnya. Dia menegaskan akan semaksimal mungkin memastikan smua produksi pertanian di wilayah Temanggung dan sekitarnya.

Gubernur juga akan mendorong produksi pertanian lain agar laku terjual misal Bawang Pputih, Bawang Merah seperti di wilayah Kab Brebes yang kemarin bagus dan bisa ekspor.  Untuk Cabai, saat ini terpantau adanya penurunan harga.

“Memang peran pemerintah sangatlah penting untuk mempertemukan antara penjual dan pembeli di semua komoditas pertanian agar semua bisa aman dan harga terjamin,” pungkasnya. (Danang)

News Feed