oleh

Kepala FKPT DKI Jakarta Taufan Serukan Semua Stake Holder Cegah Radikalisme

-Nasional-5 views

Jakarta, Monasnews.com – Sebagai ibukota republik, Jakarta menempati posisi strategis dalam tata kelola pemerintahan dan bisnis. Sedikit saja ada gejolak kekerasan, hal itu dikhawatirkan agar menular ke pelbagai daerah d seluruh Indonesia.

Karena itu, guna mengantisilasi munculnya gejolak kekerasan baik dari aktivitas politik maupun pertikaian antar etnis yang ada di ibukota, Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) DKI Jakarta menyerukan kepada seluruh stake holder yang ada seperti Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK), dan mitra strategis lainnya untuk bersama-sama memantau munculnya gejala kekerasan dan radikalisme yang ada di masyarakat.

Seruan itu disampaikan Kepala FKPT Drs. Taufan Bakrie, M.Si pada saat memberikan paparan tentang Kondisi Aktual Isu-Isu Strategis di Jakarta pada saat “Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme melalui FKPT” di Jakarta pada Jumat (3/7/2020).

Monitoring dan Evaluasi bertema “Bersama Kita Tingkatkan FKPT DKI Jakarta dengan BNPT ini dihadiri Kepala FKPT DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si, Bendahara, Dr. Habib Setiawan, Kabid Bidang Perempuan dan Anak Nieke, Kabid Pemuda, Hamry dan Kabid Media dan Humas, Zulfikri. Dari BNPT hadir Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Dr. Hj. Andi Intang Dulung.

Bantuan Kepala FKPT DKI Jakarta untuk Napiter Afghanistan

Taufan menjelaskan,  dalam kapasitannya sebagai Kepala Kesbangpol DKI Jakarta selama ini juga telah mensosialisasikan pelibatan peran aktif stake holder dan masyarakat untuk bersama-sama menjagai keamanan lingkungan agar tetap kondusif di ibukota.

“Jakarta ini rumah semua warga Indonesia. Karena itu, semua agama, etnis dan golongan harus menjaga situasi agar tetap rukun, harmonis dan jika menemukan indikasi kekerasan dan teror segera laporan ke pihak kemanan terdekat,” papar Taufan.

Taufan menuturkan, bahwa pihaknya baru-baru ini juga telah mengadakan Webinar terkait pemantauan kondisi aktual Jakarta dengan melibatkan para Ketua FKDM, FKUB, FPK, PPWK, jajaran pengurus FKPT dan Civitas Akademis.

“Intinya, kami terus mensosialisasikan upaya pencegahan radikalisme kepada warga Jakarta,” imbuhnya.

Taufan menambahkan, terkait upaya untuk terus menjaga keamanan, pihaknya terus berkomunkasi dengan  para mantan teroris (Napiter) yang tinggal di Jakarta.  Saat ini ada sekitar 56 Napiter yang terus dalam pembinaan pemerintah.

“Alhamdulillah, kami telah membagikan 2 Paket Sembako untuk membantu para Napiter yang juga ada di antara mereka mendapat masalah lantaran pendemi Covid-19,” imbuhnya.

Kepala Bakesbangpol Provinsi DKI Jakarta dan atas nama FKPT Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan sosial ke para Ex Napiter yang terdampak Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta

Selain paparan Kepala FKPT, para Kabid juga memberikan paparan program yang akan dilakukan tahun ini.

Mengomentari paparan Kepala FKPT, Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Dr. Hj. Andi Intang Dulung mendukung program-program yang akan dilakukan oleh FKPT DKI Jakarta.

“Saya melihat program pembinaan Napiter ini bagus dan  kita mengharapkan komunikasi dengan mereka terus dilakukan,” ujarnya. (Zul)

News Feed