by

ATASI “EXTRA ORDINARY CRISIS”.

-Nasional-2 views

Ketua Umum Dpn Gepenta “Gerakan Nasional Peduli Anti Natkoba, Tawuran dan Anarkis” Dr. Parasian Simanungkalit, menyambut Gembira dan senang atas kebijakan Panglima Tertinggi, Presiden R.I. Ir. Joko Widodo, tentang Berdamai dengan Virus Corona covid-19.
Kondisi extra ordinary crisis yang diakibatkan serangan virus corona covid-19 membuat Indonesia menjadi lemah disegala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.Semua Gatra IPOLESOSBUD HANKAM telah menurun drastis dan penopang kemampuan telah akan runtuh. Maka sudah tepat Presiden Joko Widodo mengambil kebijakan berdamai dengan virus Corona covid-19.
Setelah melihat kwantitas terjangkit, dengan yang sehat kembali serta yang meninggal dapat disimpulkan bahwa Negara telah berhasil mengatasi dan melakukan perlawanan membunuh dan mencegah Virus Corona covid-19.
Maka langkah mengambil kebijakan mengatasi extra ordinary crisis menghadapi Virus Corona covid-19 adalah, mencegah, melawan dan membunuh Virus Corona itu.

Upaya Mencegah
Telah banyak teori dan nasehat dari para dokter dan ahli medis bahwa walaupun Virus Corona covid-19 lengket dan masuk kedalam tubuh kita, dengan anti toxin yang ada dalam tubuh dapat membunuh Virus Corona.
Maka dibutuhkan stamina yang kuat dan prima dengan memakan vitamin C dan lainnya. Demikian juga makanan yang bergizi.
Yang berdomisili di kota dan di daerah supaya berupaya menjaga kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan jaga jarak serta terbiasa dengan kebersihan.

UPAYA MEMBUNUH VIRUS CORONA

Apabila ada gejala terjangkitnya Virus Corona seperti bersin, batuk, ingusan atau desak nafas maka cepatlah ke Dokter atau Rumah sakit supaya Virus Corona covid-19 segera dibunuh oleh ahlinya para dokter yang telah pengalaman mengobati orang yang sakit menjadi sembuh.

Pemerintah siapkan Rumah Sakit milik Pemerintah tempat perawatan khusus

Karena sudah berteman dengan istilah berdamai dengan VIRUS CORONA COVID-19, maka kita tetap juga waspada.
Namanya teman kadangkala juga bisa marah bisa mendiamkan dan bahkan dapat membahayakan.
Demikianlah juga Covid-19 ini jangan dibangun teman bersama kemana dia harus dibuang. Dengan masker, cuci tangan, mandi atau istilahnya membuat diri bersih jangan nempel terus nanti malah termakan atau terminum malah bahaya membuat kita sakit.
Kalau sudah ada gejala sakit pilek dan batuk maka segeralah ke dokter di Puskesmas di Kecamatan, RSUD di Kotamadya atau Kabupaten. Atau RSU di kota Provinsi atau di Pusat.
Oleh karena itu Pemerintah dikomandoi Menteri Kesehatan harus siap pasukannya komponen utama para dokter dan para medis Pemerintah. Dan menyiapkan komponen cadangan para dokter, para medis serta Rumah Sakit Swasta di semua Kota..
Maka semua rakyat dan bangsa Indonesia yang telah melakukan perlawanan secara semesta terhadap Virus Corona Covid-19 dapat kita simpulkan kita telah memenangkan peperangan melawan Covid-19 tersebut.

Tingkatkan peran serta masyarakat dalam menciptakan Indonesia Negeri Aman damai makmur dan sejahtera

Setelah rakyat lebih 1000 orang yang korban meninggal akibat tembakan VIRUS CORONA COVID-19, dan lebih banyak yang sembuh dengan perawatan para Dokter dan para medis serta relawan medis, maka sudah waktunya kita rakyat dan bangsa Indonesia bersatu padu konsolidasi membuat perjuangan memperbaiki moral etika anak bangsa Indonesia untuk mengabdikan diri kepada rakyat.
Kepada para Dokter dan para medis yang gugur dalam pertempuran melawan Covid-19 tersebut kita ucapkan turut belasungkawa dan kita doakan semoga arwahnya diterima disisi Tuhan Allah pencipta langit dan bumi serta semua isinya.

Marilah kita semua rakyat dan bangsa Indonesia untuk mengabdikan diri dan turut dalam Bela Negara.
Sekarang kita memulai lagi meningkatkan ketahanan IPOLEKSOSBUD HANKAM agar kita keluar dari masalah extra ordinary crisis atau Krisis luar biasa.
Jadilah sebagai Warga Negara yang siap Bela Negara menciptakan Indonesia Negeri Aman Damai Makmur dan Sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. (Lutfi)

( Penulis : Ketua Umum Dpn Gepenta Brigjenpol Pur Dr. Drs. Parasian Simanungkalit SH.MH )

News Feed