oleh

Prof Djohermansyah Dukung Kebijakan Mendagri Mendorong 3 Pos Lintas Batas Negara

-Nasional-2 views

JAKARTA, (monasnews.com) — Guru Besar IPDN, Prof Dr. Drs. H. Djohermansyah Djohan, MA, sangat mendukung kebijakan Mendagri selaku Kepala BNPP untuk mendorong 3 (tiga) Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk di Kalbar, Motaain di NTT dan Skouw di Papua, sebagaiĀ  pusat sentra baru industri perdagangan.

“Langkah ini membuktikan bahwa penerapan otonomi daerah betul-betul merambah hingga ke seluruh wilayah Indonesia, tidak hanya di perkotaan dan pedesaan, bahkan sampai ke ujung perbatasan negara,” ujar presiden i-Otda kepada otonominews, Sabtu (16/5/2020).

Jadi, lanjutnya, dengan begitu kemampuan daerah untuk memajukan potensi ekonominya, juga untuk menarik devisa dari masyarakat kawasan negara tetangganya, seperti Malaysia, Timor Leste dan Papua Nugini, bisa lebih ditingkatkan.

“Sekaligus kemampuan berdagang dan berwirausaha masyarakat di kawasan perbatasan, bisa lebih terasah,” terang dirjen Otda 2010-2014 ini.

Untuk itu, kata Prof Djo, bimbingan dari pihak kementerian perdagangan, BUMN, pemda, dan kampus perlu dilakukan lebih terpadu atau kolaboratif.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan Presiden Joko Widodo menghendaki kawasan pendukung PLBN yang ada di perbatasan negara menjadi sentra ekonomi industri perdagangan yang bisa berpengaruh dan memberikan pengaruh kepada negara tetangga.

“Jadi Presiden ingin daerah Aruk, Motaain dan Skouw ini menjadi pusat sentra baru ekonomi industri perdagangan, yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya dan masyarakat Indonesia di bagian lain di luar Lokpri (Lokasi Prioritas), tapi yang lebih penting bahkan keluar ke daerah sebelah negara tetangga,” ujarnya di Kantor BNPP, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (15/5/2020).

Lebih lanjut Mendagri/Kepala BNPP mengatakan BNPP memerlukan market intelegent untuk mengidentifikasi kebutuhan market di dalam negeri khususnya kawasan perbatasan dan negara tetangga, agar realisasi kawasan pendukung PLBN Aruk, Motaain dan Skouw sebagai sentra baru ekonomi industri perdagangan dapat segera tercapai. (Lutfi)

(SUMBER : otonominews.co.id)

News Feed