by

Paska Reuni 212, Ketua Umum YISUI Harapkan Tokoh Islam Bangun Kekuatan Ekonomi

-Politik-3 views

Jakarta, Monasnews.com – Yayasan Ishlahul Ummat Internasional (YISUI) mengharapkan segenap tokoh umat agar terus konsisten membangun agenda ekonomi umat. Ketertinggalan umat Islam dari sisi ekonomi dengan umat agama lain mengindikasikan pesan moral agar umat Islam harus segera memiliki agenda konkrit, berkesinambungan, terprogram dan  terstruktur dengan baik.

“Saatnya kita jangan terlena dengan masalah politik praktis. Tokoh Umat dan Ormas Islam memiliki kewajiban untuk membangun ekonomi umat agar terlepas dari kemiskinan dan ketertinggalan,” ujar Ketua Umum YISUI, Ustad Agus Abdullah Mubarok (Ust. Aam) ditemui usal menghadiri Reuni Akbar 212 pada Senin lalu.

Menurut Agus, semangat umat dari seluruh pelosok kota dan desa untuk datang ke Monas merupakan kekuatan utama yang harus mampu dimanfaatkan untuk membangun kekuatan ekonomi.

Agus menyadari, sepanjang subuh hingga bubar ceramah lebih banyak membahas soal politik praktis. Dari mulai kendala pemulangan Imam Besar Habib Riziek Shihab hingga kasus aktual pelecehan Nabi Muhammad oleh Sukmawati, hingga kasus-kasus.

“Muatan politik lebih banyak dibahas.  Padahal soal HRS itu kan bisa diselesaikan dengan melakukan lobby kepada Prabowo Subianto (PS). Toh PS waktu Pilpres sudah berjanji akan memulangkan HRS. Jadi tinggal datangi saja kan,” imbuhnya.

Agus menjelaskan, paska kelahiran 212 memang disusul dengan munculnya  gerakan-gerakan ekonomi seperti munculnya 212 Mart dan sejenisnya di seluruh Indonesia. Secara konsep bisnis bagus, namun dari sisi infrastruktru penyiapan barang umat terkendala dengan belum adanya barang-barang produksi dari umat Islam sendiri.

“Jadi sama saja dong kita beli di 212 Mart tapi barangnya masih milik Unilever. Kalaupun ada barang milik umat, jumlahnya tidak lebih dari 20 persen,” pungkasanya. (Zul)

 

 

 

News Feed