oleh

Abai Penuhi Janji Berikan Sertifikat, Jumhur Gugat Pakuwon Group

Jakarta, Monasnews.com – Tokoh Aktivis Mahasiswa ITB Bandung yang juga mantan Kepala BNP2TKI, Moh. Jumhur Hidayat menggugat Pengembang Pakuwon Group di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa Sore 5/11/2019.

Pasalnya, Jumhur bersama istrinya Alia Febriani sejak 2012 lalu telah membeli 2 unit apartemen  Grande, Casablanka, Jakarta Selatan. Namun hampir 8 tahun ini janji pemilik dari pengembang untuk mendapakkan Sertifikat Hak Milik (SHM)  tak kunjung didapatakan.

“Sejak awak saya beli apartemen ini sudah dijanjikan bahwa SHM akan dikeluarkan. Nyatanya, sampai 8 tahun janji ini tidak terpenuhi. Ini jelas perbuatan ugal–ugalan yang melanggar hukum khususnya pasal tentang perlindungan konsumen,” ujar Jumhur dalam jumpa pers di PN Selatan.

Menurut Jumhur, kedatangannya bersama istrinya Alia yang mantan Puteri Cantik Indonesia tahun 2000-an itu untuk meminta keadilan dari Majelis Hakim. Jumhur yakin bahwa serupa yang dialaminya ini juga terjadi pada ribuan konsumennya yang dirugikan karena janji muluk pengembang.

Akibat tak memiliki SHM, 1 apartemen mililnya sempat sudah dijual karena orang takut membelinya. Ia pun terpaksa menjual rugi Rp. 2 Miliar padahal waktu belinya Rp. 3 Miliar.

“Ada ribuan konsumen yang sepertinya bernasib sama seperti saya. Mereka mungkin takut memperjuangkan haknya. Tetapi saya tidan dan saya akan terus berjuang untuk meminta hak saya sebagai konsumen,” tegas Jumhur.

Berikut video lengkapnya.

News Feed