oleh

Ketum PP Ucapkan Selamat Kepada Jokowi Dilantik Menjadi Presiden RI

-Nasional-8 views

Jakarta, Monasnews.com – Baru enam hari dilantik sebagai Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menyempatkan diri untuk hadir membuka Musyawarah Besar (MUBES) ke-10 Pemuda Pancasila di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (26/10/2019). Padahal Presiden sebelumnya telah dijadwalkan untuk melakukan kunjungan kerja ke Papua.

Acara juga dihadiri Ketua Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno beserta Wakil Ketua Pemuda Pancasila yang juga Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Selain itu, terlihat pula Bendahara Partai Golkar Robert J Kardinal, politikus Golkar Mahyudin serta Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali. Hadir juga Ketua DPD La Nyalla Mattaliti dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh serta Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).

“Kami ucapkan selamat atas pelantikan sebagai Presiden RI Bapak Ir. Joko

Widodo dan KH Ma’ruf Amien beserta Kabinet Indonesia Maju yang tlah terbentuk,” ujar Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila KRH Japto Soerjoemarno di Jakarta.

Menurut Japto, selama menjadi Gubernur DKI Jakarta, dirinya malah belum pernah bertemu dengan Jokowi. Namun ketika Jokowi menjadi Presiden justu lebih sering bertemu.

“Dulu di DKI kita gak pernah ketemu tapi ketika Bapak Jokowi menjadi Presiden malah kita sering ketemu ya Pak,” ujar Japto.

Japto yang biasa ceplas-ceplos dalam memberikan sambutan hari itu mengakui agak kagok.

“Saya gak pernah pidato pakai teks Pak Presiden jadi agak kagok,” paparnya.

Dia menuturkan, bahwa di luar forum ini masih banyak anggota PP yang ingin ketemu bapak Presiden. Namun kita menghormati SOP keamanan yang berkembang saat ini yang memang mengharuskan kita mengikutinya.

Pada kesempatan itu, Japto menjelaskan beberapa kemajuan terkait program-program yang telah berjalan selama ini.

Pemuda Pancasila telah melakukan kerjasama dengan BULOG dalam pengadaan Rumah Pangan Kita (RPK).

Japto menambahkan, dengan Jusuf Kalla sebagai Ketua Palang Merah Indoenesia, PP telah bekerjsama sama selama 20 tahun ini. Japto juga menyentil, meski tiap ada program donor darah tidak kurang 200 anggota PP ikut menyumbangkan darahnya namun ketika masyarakat ada yang membutuhkan darah kok susah mendapatkannya.

“Kita akan terus mengawal program sosial ini,” tegasnya.

Pemuda Pancasila juga bekerjasama untuk mengadakan pelatihan Bela Negara dengan Kementerian Pertahanan di era Ryamizard sebagai Menhankam. Kini dengan Menhankam baru Pak Prabowo, PP berharap program Bela Negara ini tetap akan berlanjut.

“Pak Prabowo itu tentara pejuang yang tangguh dan ksatria. Saya yakin di Kemenhan dipimpin Prabowo akan banyak membawa kemajuan bagi bangsa dan negara,” paparnya.

Pada akhit sambutannya, Japto mengharapkan agar komunikasi yang telah terbangun selama ini dapat terus dikembangkan ke arah yang postif.

“PP akan terus menjadi mitra strategis pemerintah. Kami harapkan peran serta PP bisa mempercepat cita-cita membangun Indonesia yang adil dan makmur,” pungkasnya. (Zul)

News Feed