oleh

Komnas Perempuan: Media Abaikan Etik Berita Kekerasan Seksual Artis

-Daerah-59 views

JAKARTA – KORBAN kekerasan seksual pada kalangan selebritas dengan orang biasa harus diperlakukan sama dalam kode etik pemberitaan dengan menyamarkan identitasnya.

Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Adriana Venny mengatakan, kinerja media massa dalam pemberitaan kekerasan seksual pada perempuan sudah cukup baik. Penilaian itu berdasarkan dari media-media yang menyamarkan identitas para korban.

Namun, ia menyayangkan adanya pengecualian penyamaran identitas korban, terutama melibatkan selebritas, sehingga kode etik jurnalistik terkesan berlaku hanya untuk kasus dengan orang tidak terkenal. Media seolah mengabaikan etik saat memberitakannya.

Ia memberi contoh, pada kasus prostitusi online yang melibat selebritas berinisial VA, beberapa waktu lalu. Beberapa media tidak merahasiakan namanya sama sekali.

“Tetapi kalau terjadi di kalangan artis, ini masih suka terjadi pelanggaran kode etik. Kalau korbannya bukan para artis ini masih bisa [media] dikontrol,” ujarnya dalam diskusi Perang Terhadap Prostitusi Online dan Kejahatan pada Perempuan di Jakarta Timur, Kamis (24/1/2019)

Penyebutan identitas, kata dia, bisa berlaku dengan pertimbangan korban kekerasan seksual identitasnya ditulis. Contohnya, kata dia, pada kasus yang dialami RA seorang pegawai BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi korban kekerasan seksual atasannya sendiri.

“Kecuali kalau memang diri dia sendiri yang mengeksposnya. RA ini sudah bilang kalau ia sudah siap dari segala risikonya. Tapi kalau dia tidak mau diekspos ya harus di-protect,” paparnya.

Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada para awak media untuk lebih bijak lagi dalam memberitakan kasus kekerasan seksual, khususnya dalam meliput korban.

“Wajahnya harus di-blur, rahasiakan identitasnya, dan lain-lain. Ketika sudah ada media online itu sudah sulit. Kode etik juga ada sanksinya,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Polda Jatim mengungkap kasus prostitusi daring yang melibatkan dua artis ibu kota berinisial VA dan AS pada Sabtu (5/1/2019) siang pukul 12.30 WIB, keduanya akan diperiksa hingga Minggu (6/1/2019) pagi. Kedua artis itu diduga dibayar Rp80 Juta dan Rp25 juta untuk sekali kencan.Penyebutan identitas, kata dia, bisa berlaku dengan pertimbangan korban kekerasan seksual identitasnya ditulis. Contohnya, kata dia, pada kasus yang dialami RA seorang pegawai BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi korban kekerasan seksual atasannya sendiri.

“Kecuali kalau memang diri dia sendiri yang mengeksposnya. RA ini sudah bilang kalau ia sudah siap dari segala risikonya. Tapi kalau dia tidak mau diekspos ya harus di-protect,” paparnya.

Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada para awak media untuk lebih bijak lagi dalam memberitakan kasus kekerasan seksual, khususnya dalam meliput korban.

“Wajahnya harus di-blur, rahasiakan identitasnya, dan lain-lain. Ketika sudah ada media online itu sudah sulit. Kode etik juga ada sanksinya,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Polda Jatim mengungkap kasus prostitusi daring yang melibatkan dua artis ibu kota berinisial VA dan AS pada Sabtu (5/1/2019) siang pukul 12.30 WIB, keduanya akan diperiksa hingga Minggu (6/1/2019) pagi. Kedua artis itu diduga dibayar Rp80 Juta dan Rp25 juta untuk sekali kencan. (Titro.id)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

54 komentar

  1. What’s up to all, how is everything, I think every one is getting more from this web page,
    and your views are nice in favor of new users.

  2. I absolutely love your blog and find nearly all of your post’s
    to be exactly what I’m looking for. Does one offer guest writers to write content for you?

    I wouldn’t mind composing a post or elaborating on a number of the subjects you write about here.
    Again, awesome website!

  3. Wow that was strange. I just wrote an incredibly long comment but
    after I clicked submit my comment didn’t appear.
    Grrrr… well I’m not writing all that over again. Anyhow, just wanted to say superb blog!

  4. You could certainly see your expertise within the work you write.
    The arena hopes for even more passionate writers such as you who aren’t
    afraid to mention how they believe. Always go after
    your heart.

  5. Hi there, i read your blog from time to time and i own a similar one and i
    was just curious if you get a lot of spam comments? If so how
    do you stop it, any plugin or anything you can suggest?

    I get so much lately it’s driving me mad so any support is very much
    appreciated.

  6. Great site you have here but I was curious if you knew of any discussion boards that cover the same topics talked about in this article?
    I’d really like to be a part of group where I can get suggestions from other experienced people that share the same interest.
    If you have any recommendations, please let me know.
    Bless you!

  7. Pretty nice post. I just stumbled upon your weblog and wanted to say that
    I’ve really enjoyed browsing your blog posts.
    In any case I will be subscribing to your rss feed and I hope you write again very soon!

  8. Very great post. I just stumbled upon your weblog and wished to mention that I’ve really loved surfing around your blog posts.
    In any case I’ll be subscribing on your rss feed and I am hoping you write once more very soon!

  9. I’ve been exploring for a bit for any high quality articles or blog
    posts in this kind of space . Exploring in Yahoo I eventually stumbled upon this
    website. Studying this information So i am happy to convey
    that I have a very good uncanny feeling I came upon exactly what I needed.
    I so much certainly will make sure to do not put
    out of your mind this web site and provides it a look regularly.

News Feed