oleh

Polda Metro Jaya: Sanksi Sosial Pelanggar E-Tilang Elektronik, Foto Pelanggar Akan di Publish di Sosmed Media Cetak dan Online

-Nasional-80 views

JAKARTA- Polda Metro Jaya, Kepolisian belakangan tengah gencar mengampanyekan pentingnya keselamatan di jalan raya. Road Safety Zero Accident jadi tema utama. Kampanye dilakukan sebagai bagian rangkaian HUT Korps Lalu Lintas Bhayangkara ke-63.

Di ibu kota, tercatat berbagai pameran seputar lalu lintas digelar di sejumlah mal. Termasuk yang tengah dilakukan polisi di mal Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, sejak Jumat 12 Oktober, hingga Minggu 14 oktober 2018.

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budianto, yang hadir sebagai salah satu pembicara talk show, budaya Metro lalu lintas harus digaungkan lagi kepada generasi milenial saat ini.

Pendekatan yang dilakukan saat ini, kata AKBP Budiyanto, sangat berbeda dengan sebelumnya. Di mana saat ini didominasi dengan pemanfaatan teknologi, media sosial misalnya. Meski cara konvensional seperti pemberian teori serta praktik safety riding dan driving tetap dilakukan.

“Kita secara periodik melakukan kegiatan-kegiatan misalnya safety riding dan safety driving, dalam kegiatan tersebut kita kombinasikan antara teori dan praktik di lapangan,” kata AKBP Budiyanto saat dikonfirmasi Minggu (14/10/2018)

Jika pengendara terbukti melakukan pelanggaran, polisi akan mengirimkan surat konfirmasi melalui e-mail, WhatsApp atau langsung ke alamat pelanggar. Tujuannya untuk memvalidasi data diri pemilik kendaraan. Polda Metro Jaya sendiri sudah mensosialisasikannya mulai 1 Oktober 2018.

“Kamera CCTV sudah kita pasang di beberapa titik. Misalnya di persimpangan patung kuda, Sarinah, dan nantinya akan kita pasang di beberapa titik perempatan lain. Tapi ini belum ada sanksi penegakan hukum,” kata AKBP Budiyanto.

“Saat ini yang dilakukan adalah sanksi sosial karena ini masih uji coba. Foto-foto pelanggar sementara kita publish di media cetak atau online termasuk di media sosial. Ini merupakan sanksi sosial bagi mereka,” jelas AKBP Budiyanto.

Dengan adanya kampanye Road Safety Zero Accident, polisi berharap bisa menekan angka kecelakaan yang cukup tinggi angkanya. Meskipun tahun ini mengalami penurunan.

Kendati angka ini turun empat persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebanyak 7.200 orang. Namun jika dilihat dari jumlahnya tentu angka ini masih sangat tinggi. Pelanggaran lalu lintas menjadi penyebab utama timbulnya kecelakaan.

“Pemberian sanksi dianggap memang harus dilakukan, karena semua juga sudah tertuang dalam undang-undang. Semua pihak baik masyarakat atau aparat kepolisian pun diminta saling mendukung agar tercipta Zero Accident,” tutup Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed