oleh

Ketum Gepenta: Pernyataan Presiden Soal Aparat Bantu Sosialisasikan Kinerja Pemerintah Sudah Benar

-Nasional-48 views

JAKARTA – ANJURAN Presiden Joko Widodo (Jokowi)  yang meminta kepada TNI dan Polri untuk menjelaskan soal capaian kinerja pemerintah kepada masyarakat telah banyak disalah mengerti oleh banyak kalangan.

Guna memberikan pembahaman yang utuh dan meluruskan pemahaman publik , Ketua Umum DPN Gerakan Nasional Peduli Narkoba Tawuran dan Anarkisme (GEPENTA) Periode 2017-2022  DR. Parasian Simanungkalit  memberikan penjelasan yang komprehensif tentang makna pesan Presiden Jokowi.

Menurut Parasian,  pengarahan yang diberikan Presiden Jokowi kepada Siswa Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) dan Peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Sespimti Polri) Tahun 2018 di Istana Negara, Jakarta kemaren itu  sesungguhnya merupakan sikap Presiden Jokowi yang menyatakan dan  menegaskan kembali tugas TNI dan POLRI memang merupakan  bagian dari tugas Binwil, Binmas dan Binter yang posisinya sebagai aparat Negara dan Pemerintah.

Parasian menjelaskan, pembinaan wilayah atau Binwil itu merupakan tugas setiap aparatur pemerintah sipil yang ada baik di pusat maupun di daerah untuk menyampaikan kepada masyarakat apa yang telah dicapai dan belum dicapai dalam pelaksanaan Pemerintah.

Demikian juga POLRI, lanjutnya, sebagai pengemban tugas Pembinaan Masyarakat atau Binmas baik di Pusat maupun di daerah setiap Perwiranya merupakan pelaksana Binmas yang bertugas mensosialisasikan keberhasilan dan yang belum dilakukan Pemerintah. Hal yang sama juga Pembinaan Teritorial yang diemban oleh TNI di mana setiap perwira TNI mempunyai tugas untuk mensosialisasikan cinta tanah air melalui keberhasilan pemerintah dan juga menyampaikan apa yang dibutuhkan di teritorialnya untuk peningkatan kecintaan rakyat kepada tanah air.

Ketum Gepenta ini memahami banyak masyarakat yang kurang memahami fungsi Binmas, Binwil dan Binter ini. Kurangnya pemahaman ini lantaran  masing masing pemegang otoritas pembinaan itu terlalu larut dalam masalah Politik dan demokrasi. Karena dianggap hanya pemerintah yang boleh menyampaikan keberhasilan pembangunan pemerintah yang takut dituduh mencampuri atau turut dalam alam kampanye keberhasilan  Pemerintah yang mendukung Pimpinan Negara maka dengan demikian tidak Netral atau sudah mendukung peribadi Presiden dengan kabinetnya.

“Jadi apa yang dinyatakan Presiden itu sesunggunya memang sudah ada sejak dahulu kala bahwa sosialisasi hasil pembangunan merupakan bagian dari tugas para pejabat Binwil,Binmas dan Binter,  Aparat sipil, Polri dan TNI,” katanya di Jakarta, Sabtu (25/8/2018).

Parasian menambahkan, meski Aparat sipil, Polri dan TNI membantu tugas Presiden itu bukan berarti mereka bersikap tidak netral melainkan memang hal itu merupakan inti dari apa yang telah dituangkan dalam tugas Binwil, Binmas dan Binter dalam mewujudkan Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. (Endi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed