oleh

Yusril Mengingatkan Agar Hati-hati Terhadap Tenaga Kerja Tiongkok yang Masuk Indonesia. Emang Kenapa?

JAWA TIMUR – Ketua Partai Bulan Bintang ( PBB ) Yusril Ihza Mahendra di depan peserta Silaturahim Daerah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Jawa Timur di Pungging Mojokerto Jawa Timur 24 Maret 2018 mengatakan Tiongkok adalah negara yang menerapkan Wajib Militer bagi warga negaranya, setiap warga negara adalah militer mereka adalah orang-orang yang terlatih secara militer tinggal senjatanya saja masuk maka bisa merepotkan kita semua.

Pernyataan Yusril ini menjadi cukup mengejutkan sebab selama ini banyak dugaan ke arah sana, apalagi di kaitkan dengan sedang viralnya Ghost Fleet ( Armada Hantu ) yang juga sedang viral melalui pidato Prabowo Subianto di mana Tiongkok sedang mempersiapkan diri dalam perang dunia ke 3.

Kewaspadaan Nasional tidak boleh lengah apalagi sekarang ini muncul hantu medsos yang dengan mudah tanpa memiliki nalar yang jelas setiap upaya memperingatkan hal- hal begini di anggap sebagai hoax.

“Mudah-mudahan kesadaran akan kewaspadaan nasional kita tetap tinggi walau kadang harus berhadapan dengan “Armada Hantu Dunia Maya” yg suka membully bagi siapa saja yang bersuara kritis,”paparnya.

Dalam forum Silatda tersebut Ustadz Sudarno Hadi terpilih untuk memimpin DDII Jatim Periode 2018-2023 menggantikan H Tamat Anshory Ismail yang sudah berakhir masa baktinya. Forum juga menunjuk lima orang formatur, yaitu: Drs. Avit Sholihin MM (DPP), H Tamat Anhory Ismail (Ketua demisioner), KH Fathurrahman Fadhil (Ponpes ElKisi), H. Agus Iskandar (utusan Banyuwangi), dan H. Muhamnad ‘Alim ( utusan Magetan).

Ketua bersama lima orang formatur terpilih diberi waktu sebulan untuk menyusun kepengurusan lengkap DDII Jatim periode 2018-2023. Dalam forum Silatda tersebut baru ditetapkan kepengurusan inti yaitu: H Sudarno Hadi sebagai Ketua, didampingi KH Fathurrahman Fadhil (Sekretaris) dan H Subagio Budiyanto

Dalam forum Silatda tersebut Ustadz Sudarno Hadi terpilih untuk memimpin DDII Jatim Periode 2018-2023 menggantikan H Tamat Anshory Ismail yang sudah berakhir masa baktinya. Forum juga menunjuk lima orang formatur, yaitu: Drs. Avit Sholihin MM (DPP), H Tamat Anhory Ismail (Ketua demisioner), KH Fathurrahman Fadhil (Ponpes ElKisi), H. Agus Iskandar (utusan Banyuwangi), dan H. Muhamnad ‘Alim ( utusan Magetan).

Ketua bersama lima orang formatur terpilih diberi waktu sebulan untuk menyusun kepengurusan lengkap DDII Jatim periode 2018-2023. Dalam forum Silatda tersebut baru ditetapkan kepengurusan inti yaitu: H Sudarno Hadi sebagai Ketua, didampingi KH Fathurrahman Fadhil (Sekretaris) dan H Subagio Budiyanto/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed