by

Menjegal Anies Nyapres

-Nasional-1,442 views

Oleh Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Nama Anies semakin populer. Baik karena cara dan pilihan kerja maupun kemampuannya menyampaikan kata-kata. Seiring waktu, rakyat makin suka. Situasinya terasa ketika Anies diperlakukan tidak semestinya. Rakyat bilang “terdzalimi”. Dunia medsos ramai memberi dukungan. Wajar dan masuk akal jika istana makin khawatir dan ketakutan. Sebab, Anies berpotensi menjadi ancaman serius bagi Jokowi di tahun 2019. Sejumlah survei telah menominasikan Anies sebagai pesaing terberat Jokowi. Ada yang menulis, Anies adalah kuda hitam.

Status Anies sebagai Gubernur DKI itu “branded. Media darling. Semua media menyorot. Ini faktor suplai popularitas yang tak bisa dihalangi. Siapapun gubernur DKI, ia pasti populer.

Popularitas adalah pintu bagi seseorang untuk mengenalkan diri pada publik. Lalu, disukai atau tidak, bergantung performance. Anies memiliki performance yang cukup menarik. Pertama, smart. Baik dalam konsep maupun kerja. Ok Oce, DP 0% dan kampung Aquarium adalah contoh dimana Anies, dibantu Sandi, mampu menyajikan sesuatu yang berbeda dalam menata kota Jakarta. “Out of The Box”. Apalagi ketika Anies, dan juga Sandi, menegaskan posisinya membela rakyat kecil. Penghentian reklamasi, memberi lahan buat pedagang kaki lima Tanah Abang, dan membela abang becak, adalah bagian dari keberpihakan yang nyata dan terasa. Soal kerja, 23 janji politiknya terukur dan hampir tuntas dalam waktu kurang dari enam bulan. Hal yang layak jadi referensi untuk mengukur tingkat keberhasilan kepala daerah, bahkan presiden dan anggota DPR. Kedua, pola komunikasi sosial Anies menarik. Cara bicaranya tertata, jelas dan tegas, tapi santun. Tidak ada kesan arogansi dan defensif. Ketiga, tingkat emosional (kesabaran) Anies cukup matang.

Berbagai tragedi politik, mulai dari pencopotan Anies sebagai menteri, proses pencalonannya di pilgub, acara pelantikan dan pidato perdananya, kasus reklamasi sampai tragedi GBK, Anies menghadapi perlakuan yang tidak semestinya. Kesabaran Anies menghadapi tekanan itu justru menjaring empati dan mendapatkan respon positif publik. Soal ini, Anies memang layak diapresiasi.

Belum lagi soal kalkulasi elektabilitas. Di pilgub DKI 2012 Jokowi-Ahok dapat suara 53,82%. 2017 Anies-Sandi memperoleh suara 57,96%. Anies-Sandi lebih unggul dibanding Jokowi Ahok. Kendati tidak matematis, beda waktu dan lawan, ini layak menjadi pertimbangan jika takdir mempertemukan Anies dan Jokowi bertarung di pilpres 2019 nanti.

Fakta bahwa Jokowi nyapres ketika masih menjabat sebagai gubernur DKI dianggap telah membuka jalur baru pemprov DKI ke istana. Hal ini memberi peluang Anies. Sebagai gubernur DKI saat ini, banyak pihak mendesak Anies nyapres. Apalagi, Anies punya latar belakang yang jauh lebih baik dari sisi kwalitas. Pendidikan S3 (doktor), mantan rektor dan pernah menjabat sebagai menteri. Background pendiri “Indonesia Mengajar” ini lebih menjual jika dibandingkan dengan Jokowi. Disamping kesan “terdzalimi” yang memperbesar peluang Anies untuk menjadi presiden menggantikan Jokowi. Hal yang sama pernah terjadi pada SBY.

Jelas ada kekhawatiran. Karenanya, Anies mesti dihentikan. Begitulah kira-kira logikanya. Oleh siapa? Publik pasti paham. Ada tangan-tangan profesional yang bekerja untuk ini. Tidak fair? Dalam politik, berbagai strategi seolah menjadi sah dan halal. Yang penting adalah kemenangan!

Upaya menghentikan langkah Anies nyalon presiden tercium media. Lalu, media mulai membeberkan. Kali ini oleh majalah Tempo. Di edisi 25 Maret 2018 halaman 30, Tempo buat berita mengejutkan. Tergolong sangat berani untuk ukuran media yang hidup di zaman sekarang. Tulis tempo: ada “tim khusus” yang bertugas memastikan Anies tidak maju di pilpres 2019.

Sebelumnya, juga santer kabar bahwa ada dua petinggi negara datang ke seorang pengusaha pribumi. Pesannya sama: minta agar tidak mendorong Anies nyapres. Dua berita ini memberi kesimpulan; Anies yang paling diperhitungkan.

Berita Tempo seolah mengingatkan publik atas sejumlah tragedi yang pernah menimpa Anies sebelumnya. Saat nyalon gubernur, istana dianggap sangat transparan mendukung lawannya. Terakhir adalah tragedi GBK. Anies dihadang paspampres saat mau menemani tim persija menerima piala. Nama Anies pun dicoret panitia menjelang penyerahan piala.

Kabarnya, banyak cerita model ini yang tidak diketahui publik. Ada pihak-pihak yang secara sistematis berupaya membonsai Anies agar tak muncul ke publik. Dengan begitu, Anies tak punya kesempatan “ngebrand” sehingga tidak berpeluang nyapres.

Ketika ditanya soal nyapres 2019, Anies menjawab: “itu fardhu kifayah”. Sebuah jawaban deplomatis. Apa maksudnya? Anies nyalon kalau bangsa ini membutuhkannya. Tafsirnya kira-kira begini, Anies nyalon jika pertama, Prabowo tidak nyalon. Kenapa harus bergantung kepada Prabowo? Ini soal moral yang paling mendasar. Anies dicalonkan menjadi gubernur oleh Gerindra dan PKS. Alasan Anies bisa dimengerti jika ia menghormati prabowo dan sekutunya PKS. Tak menguntungkan jika ia melangkahi, apalagi menghianati. Ini menyangkut soal etika dan karir politik Anies. Jika Anies bisa konsisten soal ini, publik akan mengapresiasi masa depannya. Ini sekaligus akan membedakan Anies dengan Jokowi, Ahok dan Ridwan Kamil yang memilih berpisah dari Prabowo.

Kedua, ada partai yang mengusung. Minimal Gerindra-PKS sebagai koalisi oposisi. Tak strategis (juga tak elok) berseberangan dengan kapal yang membesarkannya. Loyalitas akan jadi catatan sejarah (track record) buat setiap pemimpin, termasuk Anies.

Ketiga, rakyat menghendaki. Ukurannya? Trend elektabilitas. Nampaknya Anies punya kans besar di sisi ini. Diantara nominator capres-cawapres 2019, hanya Jokowi dan Anies yang punya peluang lebih besar untuk “branding”.

Elektabilitas Anies merangkak naik. Nomor tiga setelah Jokowi dan Prabowo. Lalu, apakah Prabowo legowo untuk menyerahkan estafet pencapresan kepada Anies? Jika potensi Anies untuk menang atas Jokowi besar, Gerindra-PKS pun akan bersikap realistis. Begitu juga partai yang lain. Sebab, elektabilitas itu godaan yang paling realistis.

Bagaimana jika Anies dilamar Jokowi jadi wakil? Jika naiknya Anies tak terbendung, tak ada yang mustahil. Pertama, apakah Anies mau? Kedua, apakah Prabowo-PKS mengijinkan?

Melihat rangkaian fakta dan berbagai pernyataan Anies, juga Gerindra-PKS, sulit membayangkan kemungkinan Anies bersedia. Beda dengan Gatot Nurmantyo dan Muhaimin iskandar misalnya. Komunikasi dan konstalasi dengan istana dalam formulasi capres-cawapres memiliki sejarahnya sendiri. Anies tidak. Malah sebaliknya.

Sejak dicopot dari jabatan menteri, Anies dipahami publik sebagai ancaman buat istana. Ketika gagal dihentikan di pilgub, nama Anies justru makin berkibar. Inilah yang menjadi faktor utama mengapa istana makin gusar.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

118 comments

  1. Henry suggested a 3-pronged make a proposal to, which consisted of an vocal immuno-booster, an additional safe combination catalyst to be delivered about intra-muscular injection, and a local treatment to keep infection to a minimum. At the continually George was also receiving usual treatments of Reclamation EQ in the interest juncture issues, which Henry had prescribed some months before. I expressed my concerns in compounding these treatments, and Henry in days of yore again took the culture to carefully explain the how’s & why’s of each treatment, and what their unambiguous relationships with each other would entail. In pinched, Henry “wrote the book” on how he kindness otchydroxychloroquine.com would recover. He was adamant that we not solely carry on with the Rally, but spread the doses slight on the other side of the next 3-4 weeks.
    You said it effectively!

  2. I be struck by no transgression with the tires, they make an without equal replacement in return my contemporaneous winter tires….the deliverance service is ALTOGETHER BAD!!!…I paid, PAID!!! AS A REPLACEMENT FOR CONFINEMENT ‘TO DROP OFF THE TIRES ABOUT SECOND’, which was indicated subordinate to directions. Now they can hold responsible the courier (Loomis), who ended up HANDING IT MISGUIDED to another courier (Canpar), whereby I had to span and PICK UP the tires because they didn’t string the instructions hand on the website. hfaventolin is silence on the hook recompense dealing with these couriers
    Truly lots of fantastic facts.

  3. I ordered a only one items recently but didn’t gross a shipping confirmation. I wrote to Healthy Kin and got a response vanquish in truly respecting a insignificant from Dan Brown. My items were delivered that day and they are upstanding what I needed. Thanks Dan and http://www.stromectolice.com
    Helpful posts. With thanks.

  4. baricitinib versus placebo or adalimumab in rheumatoid arthritis citation [url=https://topbaricitinib.com/#]olumiant 2mg [/url] ly3009104 (incb28050) baricitinib incyte para que sirve el olumiant

  5. cvs pharmacy store hours is the best Druggist’s I have planned ever been to. I procure been a Purchaser for a very big time. My insurance recently changed and every time there was a mess they took care of it. I would guide them to anyone who is on neediness of a allowable Pharmacy. The standard is every outgoing and altogether professional. Be wild about them. Wonderful information. With thanks.

  6. Our taste with viagra from canada has been fabulous. During survey stretch and throughout their educational in-services and medication bring and baby audits, Winyah assists us in a punctual behaviour and with a special touch. They are unceasingly precisely a phone dub away. I would very advocate Winyah quest of any and all of your chemist’s shop needs.

  7. ivermectin 6 mg – Not notwithstanding the maiden ease I was not listened to. Yes, problems with combination which led to 2 alike resemble prescriptions. Fellow of pikestaff refused to listen and made unhelpful presumptions. Long run and reluctantly assumed both parts of the prescription. Not helpful. Truly all kinds of useful knowledge.

  8. stromectol us has been my favorite kratom vendor for the treatment of uncountable years. Their consistency in number potency is absolutely high. Along with the consistency of the product, their prices are to each the most competitive in there, if not everyone of the lowest. They provide coupon codes oft-times and also give you points for every dollar you spend that can be employed as credit. Keep to up the awesome offshoot Useful tips. Thanks.

  9. On the fore lines of citizen safe keeping, online prescriptions no visit positively understands the ins and outs of this industry. Cited at our last survey proper for not pursuing gradual dose reduction (GDR) on a hospice regional, our Waltz expert pharmaceutical chemist provided an notable distillate of why a expertness should not seek GDRs as aggressively on hospice residents, and the deficiency was dropped on appeal. Regards. An abundance of posts.

  10. I had the most seasoned, knowledgable, and clubby, requirement ready from my que es la ivermectina apothecary with a genuinely concerned manner. Reputable view, reassurance and direction. I was actually amazed to be called (as they had promised) but uniform with though I was unwell I was pink belief more reliant as to how things would progress. A earnest emotion too. It was a lovely I go through during worrying constitution issues. Wow loads of useful advice.

  11. azithromycin and benadryl [url=http://zithromax.guru/#]azithromycin 1000 mg price [/url] azithromycin 500 mg para que sirve how long does azithromycin 250 mg stay in your system

News Feed