oleh

Jangan Korbankan Uang Buruh/Pekerja untuk Program Spekulatif Infrastruktur

-Opini-48 views

Oleh Moh Jumhur Hidayat

Kemarin, 21 Maret 2018, Direktur Utama BPJS-TK akan mennyisihksn sekitar Rp. 73 Trilyun untuk mendukung program pembanguan infrastruktur melalui penerbitan surat utang. Dana itu tentu besar sekali, atau sekitar 23% dari dana titipan kaum buruh/pekerja berupa uang iuran jaminan sosialnya yang sekarang berjumlah Rp. 320 Trilyun. Artinya, bila saja pelaksanaan penerbitan surat utang itu tidak hati-hati, maka akan menggoncangkan dana titipan kaum buruh/pekerja Indonesia.

Sebagai salah seorang pimpinan DPP KSPSI yang membidangi Peningkatan Kesejahteraan Pekerja yang jumlah anggotanya sekitari 4 juta orang yang rutin membayar iuran BPJS-TK, kita belum bisa menerima begitu saja pernyataan Direktur Utama BPJS-TK di atas.

Menurut akal sehat, dana titipan kaum buruh/pekerja itu hanya boleh diputarkan atau dikembangkan untuk suatu kegiatan yang tingkat spekulasinya sangat rendah. Sementara itu, program infrstruktur yang sekarang dibangun, masih rancu alias belum jelas mana yang bakal untung dan mana yang bakal rugi. Sementara untuk mengelola dana buruh/pekerja di BPJS-TK haruslah menguntungkan. Karena itu seperti selama ini dilakukan, sebagian besar dana itu dikembangkan melalui pembelian obligasi pemerintah atau deposito di bank-bank negara.

Dengan kata lain, pengelolaan dana BPJS-TK pada kedua cara itu hanya bisa merugi bila NKRI menuju bubar atau bank-bank negara menuju bangkrut, yang mana hal tersebut sangat kecil kemungkinannya karena banyak entitas resmi yang mengawasi APBN maupun perbankan.

Secara umum memang baik bahkan perlu mengembangkan dana BPJS-TK agar mendapatkan yield atau perolehan pengembangan yang besar termasuk mengembangkannya dalam pembangunan infrastruktur. Namun sekali lagi, bahwa proses pengembangan itu harus dilakukan dengan tingkat resiko yang sangat kecil. Terkait perolehan yang besar dengan tingkat resiko yang sangat kecil ini sesungguhnya bisa dilakukan walau harus terlebih dulu membuat dasar hukumnya. Tentunya itu semua bisa terjadi kalau ada kemauan politik dari penguasa.

Membangun infrastruktur dengan tingkat resiko pengembalian langsung yang kecil harus dihindari. Sebaliknya, bila merujuk kepada Presiden Joko Widodo yang mengatakan infrastruktur yang sudah untung, bisa dijual dan hasil penjualannya bisa membangun infrastruktur lainnya, maka sudah seharusnya BPJS-TK diarahkan untuk membeli infrastruktur model seperti itu. Contoh gampangnya adalah kita mendukung bila BPJS-TK membeli jalan tol dalam kota Jakarta atau membeli Tol Cikampek Purwakarta atau membeli konsesi pengelolaan Bandara Soekarno-Hatta atau Bandara Ngurah Rai atau membeli konsesi Pelabuhan JICT Tanjung Priok atau Pelabuhan Belawan Medan dan sebagainya yang secara kasat mata saja sudah pasti untung besar karena pasarnya captive dan sudah jelas.

Sebaliknya bila dana BPJS-TK dipakai untuk membiayai Tol Trans Sumatera dan berbagai ruas Tol lainnya yang belum jelas tingkat pengembaliannya atau membangun pelabuhan laut yang belum jelas berapa kapal yang akan melabuh dan sebagainya maka kita jelas menolak karena ini bersifat spekulatif dan beresiko tinggi yang bisa merugikan kaum buruh/pekerja Indonesia. Hal ini perlu ditegaskan lagi karena menjual konsesi pengelolaan infratruktur yang sudah jelas sangat menguntungkan kepada swasta murni apalagi asing sepertinya lebih didahulukan dari pada dijual dengan menggunakan dana-dana masyarakat yang terkumpul. Memaksakan memberi konsesi pengelolaan JICT Tanjung Priok ke asing diduga kuat karena ada dana yang bisa diberikan kepada pembuat keputusan. Sementara kalau dijual ke masyarakat luas misalnya melalui dana di BPJS-TK, Taspen, ASABRI dan sebagainya akan sulit mendapat dana kickback atau kongkalikong yang jumlahnya sangat besar karena pengawasannya yang ketat. Jadi jelas bahwa dalam soal beli-membeli konsesi infrastruktur yang sudah untung ini telah terjadi kerendahan moral dalam prosesnya, kecuali bila itu dijual menggunakan dana masyarakat luas.

Sementara itu, terkait dengan penerbitan surat utang untuk pembangunan infrastruktur, ini sama halnya dengan menjadikan BPJS-TK selayaknya bank yang meminjamkan kredit. Ini bisa juga diartikan bahwa perbankan tidak mau memberi pinjaman pada pembangunan infrastruktur tertentu karena memang kelayakannya yang diragukan. Kalau tidak diragukan, tentunya perbankan akan memberi pinjaman itu karena perbankan memiliki banyak dana. Ekspansi kredit yang beberapa tahun sebelumnya di atas 10% per tahun nyatanya dalam 2 tahun terakhir selalu di bawah 10%, yaitu 9% pada 2016 dan 8,24% pada 2017. Artinya perbankan memiliki cadangan dana yang cukup besar untuk berekspansi.

Atas dasar ini, maka kita harus sangat berhati-hati dalam menggelontorkan dana BPJS-TK untuk pembangunan infrastruktur ini, kecuali memang pembangunan infrastruktur itu secara kasat mata pasti menguntungkan sekaligus tingkat resikonya sangat kecil. Jadi jangan korbankan dana buruh/pekerja untuk kegiatan spekulatif, sebaliknya kerjakan saja dulu penjualan infrastruktur yang sudah menguntungkan agar mendapatkan dana segar. Tapi sekali lagi harus diingat, jangan sembarang jual ke swasta atau asing, tapi jual ke dana titipan milik masyarakat seperti BPJS-TK atau sejenisnya. Kalau peraturan perundang-undangan belum mendukung, maka bisa dibuat aturan baru yang mendukung. Sudah selayaknya aturan yang akan menguntungkan rakyat banyak, dibuat dengan seksama dan dalam waktu sesingkat-singkatnya. (Zul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

22 komentar

  1. I know this site provides quality dependent content and additional data,
    is there any other web page which gives such things
    in quality?

  2. Thanks for some other wonderful post. The place else may just anybody get that type
    of information in such an ideal approach of writing?
    I have a presentation subsequent week, and I am on the
    search for such information.

  3. Amazing blog! Is your theme custom made or did you download
    it from somewhere? A design like yours with a few simple tweeks would really
    make my blog shine. Please let me know where you got
    your design. With thanks

  4. Hi, I do think this is an excellent blog. I stumbledupon it 😉 I may revisit yet again since i have bookmarked it.
    Money and freedom is the best way to change, may you be
    rich and continue to guide other people.

  5. Howdy, I do think your website may be having web browser compatibility problems.
    When I take a look at your website in Safari, it looks fine
    however, if opening in Internet Explorer,
    it’s got some overlapping issues. I simply wanted to give you a quick heads up!
    Besides that, excellent website!

  6. What you posted was actually very logical. However, what about
    this? suppose you composed a catchier post title? I ain’t suggesting
    your content isn’t solid, but suppose you added
    a headline that grabbed a person’s attention? I mean Jangan Korbankan Uang
    Buruh/Pekerja untuk Program Spekulatif Infrastruktur – Monas News is kinda vanilla.

    You ought to peek at Yahoo’s home page and see how they write article titles to grab people interested.
    You might add a video or a related picture or
    two to get readers excited about everything’ve got to say.
    Just my opinion, it could bring your posts a little bit more interesting.

  7. What i don’t understood is in fact how you’re no longer
    really a lot more neatly-appreciated than you
    may be right now. You’re so intelligent. You recognize
    therefore considerably in relation to this subject, made me personally imagine
    it from numerous varied angles. Its like men and women are not fascinated
    except it’s one thing to accomplish with Woman gaga!

    Your own stuffs excellent. At all times deal with
    it up! cheap flights 2CSYEon

  8. Hey There. I found your blog using msn. This is an extremely well written article.
    I will make sure to bookmark it and return to read more of your useful info.
    Thanks for the post. I’ll definitely comeback.

  9. I’m not sure exactly why but this blog is loading extremely
    slow for me. Is anyone else having this problem or is it
    a issue on my end? I’ll check back later and see if the problem still exists.

News Feed