oleh

KB PII Gelar Kegiatan Literasi dan Kebangkitan Masjid

-Nasional-67 views

JAKARTA – Pemahaman dan kemampuan membaca Al Quran yang baik merupakan kunci utama kebangkitan mesjid.

Terkait misi kebangkitan mesjid, Keluarga Besar Pergerakan Pelajar Islam Indonesia (PII) menggelar Pelatihan Literasi dan Kebangkitan Mesjid di Markas Besar KPPP di Jalan Cibitung III, Jakarta Selatan, Kamis (15/2/2018). Kegiatan in idiikuti 30 peserta dari perwakilan Dewan Kegiatan Masjid (DKM) dari beberapa kabupaten di Pula Jawa.

Kegiatan Literasi dan Kebangkitan Masjid ini diselenggarakan selama 1 (satu) hari penuh. Hadir dalam ceramah pertama Dosen dari Universitas Indonesia, Mohammad Nasih. Dalam pandangan Nasih, penguasaan para Dewan Kegiatan Masjid (DKM) akan Al Quran merupakan kunci utama masjid itu didatangi masyarakat. Hal ini yang membedakan masjid-masjid saat ini banyak atau tidaknya dikunjungi umat utamanya pada shalat-shalat fardhu.

“Apa yang dilakukan KB PII ini sangat baik dan bermafaat untuk memberikan metode-metode bagi pengelolaan masjid sesuai kondisi jaman now,” ujar Nasih.

Dia menjelaskan, setiap DKM harus memiliki imam masjid yang tidak hanya hafidz tetapi juga memahami makna apa yang dibacakannya. Penguasaan akan Al Quran dan maknanya ini penting, agar ketika ada permasalahan-permasalahan umat, sang Imam bisa menjawab dengan ilmu pengetahuannya.

Kebanyakan para hafitz ini, kata Nasih, hanya hafal Al Quran dan kurang memahami artinya. Mereka sepertinya memiliki beban jika tekanannya hanya pada sisi menghafal saja. Padahal jika mereka memahai maknanya maka beban untuk menghafalnya akan lebih mudah.

“Kita perlu imam yang bisa memiliki pengetahuan untuk bisa meliterasi Al Quran dengan mendalam dan memiliki kemampuan untuk bisa menghubungkan satu ayat dengan ayat yang lain,” pungkasnya. (zul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed