oleh

Tahun Politik 2018, Bangun Sitohang: Jaga Etika Politik

-Nasional-79 views

 

TAHUN 2018 di 171 daerah akan menghadapi pesta demokrasi lokal untuk pemilihan kepala daerah. Yang menarik adalah bahwa Pilkada tahun ini terdapat beberapa provinsi yang jumlah pemilihnya terbesar dan akan menjadi warna tersendiri menyongsong Pemilu 2019, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan di luar pulau Jawa seperti Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan sampai Papua dan lainnya.

Terlepas dari siapa yang menang dan kalah dalam kontestasi pilkada bukan yang menjadi pembahasan dalam wawancara tim redaksi dengan Ketua Lembaga Kajian Nilai Menjadi Orang Indonesia (MOI), Bangun Sitohang. Redaksi lebih menyoroti masalah etika politik dalam kontestasi pilkada.

Menurut Tohang yang juga Fungsionaris MPN Pemuda Pancasila ini karena pilkada dan pemilu pada dasarnya subjek dan objeknya adalah manusia, maka yang paling utama dipikirkan adalah menyangkut kepatutan atau kepantasan dalam menuntun perilaku politiknya, pun termasuk para penyelenggara nya.

Dia menilai apa jadinya jika sebuah kontestasi tanpa etika politik. Dicontohkan bung Tohang hal sederhana di awal kompetisi, ada komitmen Pilkada Damai antar balon (bakal calon), tapi tidak jarang janji menjaga kesejukan dikesampingkan. Indikasi ini terlihat dari awal kampanye pasangan calon yang terbawa eforia kemenangan sehingga kadang mengesampingkan etika politik, dengan statemen yang cenderung provokatif dan bernuansa SARA.

Padahal menurut bung Tohang bahwa Pilkada itu kan mencari calon pemimpin eksekutif di daerah (Gubernur/ Wakil Gubernur atau Walikota dan Wakil Walikota/ Bupati dan Wakil Bupati). Dengan demikian yang penting disampaikan para calon adalah program apa yang akan dilaksanakannya untuk kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat yang akan dipimpinnya jika terpilih. Ruang adu program sudah disiapkan oleh penyelenggara dalam debat calon yang sering kita saksikan tahun sebelumnya.

Ditambahkan bung Tohang mengapa perlu diingatkan masalah etika politik, sebab pasca reformasi kita sudah mengalami perubahan regulasi dalam pilkada dan pemilu, kan seharusnya kita semakin teguh menjaga nilai-nilai persatuan di atas perbedaan dalam kompetisi di era demokratisasi saat ini, tapi kan sebaliknya nilai kebersamaan kita sebagai satu bangsa kesannya dikesampingkan.

Coba kita cermati saat penentuan pasangan calon yang akan diajukan ke KPU kan masih terdapat pandangan yang mengabaikan nilai persatuan Indonesia yang berdasar Pancasila, seperti melihat pasangan calon dari aspek etnisitas dan keyakinan serta asal daerah. Cara berpikir seperti ini tidak sesuai dengan etika politik karena seharusnya kita dalam melihat pasangan calon sebagai WNI, kemudian dalam penentuan pasangan calon sesuai hukum positip , dalam hal mana partai politik tingkatan pusat yang menentukan meskipun aspirasinya juga dari daerah.

Suka tidak suka terhadap pasangan calon tentu pimpinan masing masing parpol pastilah sudah mempertimbangkan resiko politiknya, dan pengurus partai di daerah juga harus patuh, ini juga etika politik dalam pengusungan calon setelah juga mempertimbangkan persyaratan pengusungan calon yang ditentukan perundang-undangan dalam pilkada.

Saat ditanyakan tim redaksi adanya mahar politik dalam pengusungan calon, bung Tohang dengan gamblang dan santai menimpali dengan singkat” politik itu proses dan cenderung kepentingan”. Karena proses tentu banyak hal yang kadang kita lihat tidak sesuai, namun pilkada itu kan bukan tujuan akhir tetapi yang terpenting kita lakukan langkah nyata yang membuat pemilih semakin cerdas, sehingga nanti biarkan secara alamiah saja yang menseleksi, maksudnya apakah pasangan calon terpilih atau tidak. Inilah proses politik yang juga sangat ditentukan nilai moral, kata sitohang hanya orang bermoral yang punya etika.

Secara ekstrim bung Tohang yang juga fungsionaris Pemuda Pancasila ini menganalogkan bahwa nilai moral hanya ada karena kita manusia, mahluk lain tidak pake istilah moral. Saat redaksi menanyakan apa yang paling perlu dijaga dalam menciptakan keharmonisan masyarakat dalam pilkada 2018 serta menghadapi tahun politik 2019?

Bung Tohang menekankan pentingnya kita menyadari bahwa kalau kita sudah sepakat satu bangsa, jadi tetap utamakan perilaku politik yang santun yang tetap memperhatikan aspek persatuan Indonesia.katanya Kita sudah merdeka, bersatu dan berdaulat, tugas kita hanya memgisi kemerdekaan ini, maka berpolitiklah dengan menempatkan kepentingan bangsa dan negara, toh jabatan kepala daerah lima tahun kok, kalau kalah kompetisi di Pilkada yah tunggu saja 5 tahun kemudian, dengan tetap menanamkan kebaikan (investasi sosial).

Selanjutnya kata bung Tohang, jika pemilih sudah cerdas dan para calon punya etika politik dan dalam perilakunya santun dan tidak provokatif diyakini pilkada damai akan tercipta. Ditambahkan beliau bahwa terkadang yang sangat heboh di era pemilihan langsung saat ini bukan saja calon tapi para tim sukses masing calon sehingga terbawa ke para pendukungnya.

Mengakhiri perbincangan nya, bung Tohang menekankan juga para penyelenggara juga menjaga etika politik dengan tetap dalam kemandiriannya dan tegas dalam menerapkan aturan pilkada. Bung Tohang optimis jika etika politik dijaga dalam pelaksanaan Pilkada 2018 secara simultan juga akan berdampak positip mendukung jalannya tahapan Pemilu 2019. (Zul dan Endi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

12 komentar

  1. Ahaa, its good dialogue about this paragraph here at this website,
    I have read all that, so at this time me
    also commenting here.

  2. Hey! I just wanted to ask if you ever have any problems with
    hackers? My last blog (wordpress) was hacked and I ended up losing
    a few months of hard work due to no data backup.

    Do you have any methods to stop hackers?

  3. Thanks for your marvelous posting! I quite enjoyed reading it,
    you can be a great author.I will make certain to bookmark your blog and will
    eventually come back later on. I want to encourage that you
    continue your great posts, have a nice morning!

  4. Wonderful blog! Do you have any tips for aspiring writers?
    I’m planning to start my own blog soon but I’m a little lost on everything.
    Would you recommend starting with a free platform like WordPress or go
    for a paid option? There are so many choices out there that
    I’m totally overwhelmed .. Any recommendations? Kudos!

  5. Hi, i feel that i noticed you visited my web site thus i came to go
    back the choose?.I am trying to in finding things to improve my
    site!I guess its good enough to make use of some of your concepts!!

  6. Do you have a spam issue on this website; I also am a blogger, and I was wanting to know your situation; many of us have developed some
    nice practices and we are looking to swap solutions with others, be sure to shoot me an e-mail if interested.

  7. Link exchange is nothing else except it is just placing the other person’s website link on your page at
    appropriate place and other person will also do similar in support of you.

News Feed