by

Anggota Komisi II DPR Minta BPN Jelaskan “Laut Bersertifikat”

-Nasional-840 views

”… Apakah itu legal, dan batasnya seperti apa, karena tanah pantai dan laut itu adalah bagian dari milik negara, tidak boleh dijadikan hak milik…”

Karimun, Kepulauan Riau – Anggota Komisi II DPR daerah pemilihan Kepulauan Riau, Dwi Ria Latifa, meminta Badan Pertanahan Nasional menjelaskan soal tanah pantai dan laut di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun yang memiliki sertifikat hak milik.

“Saya akan tanyakan secara resmi ke BPN, pakai surat resmi. Dan kebetulan saya di Komisi II dan BPN adalah mitra Komisi II DPR,” kata dia, dalam kunjungan ke Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Minggu.

Dia mengatakan, BPN harus menjelaskan ke Komisi II DPR, tentang bagaimana proses hingga ada sertifikat di laut. “Apakah itu legal, dan batasnya seperti apa, karena tanah pantai dan laut itu adalah bagian dari milik negara, tidak boleh dijadikan hak milik,” katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu sengaja datang ke Karimun untuk melihat langsung tanah pantai dan laut yang dikabarkan menjadi polemik karena dimiliki secara perorangan dengan status sertifikat hak milik.

“Saya mendapat informasi, di kampung saya, ada laut yang dijadikan sertifikat atas nama pribadi. Saya juga agak aneh, ada sertifikat yang keluarnya pada 2017, ternyata sertifikat itu untuk laut dan pantai,” kata politikus kelahiran Tanjung Balai Karimun itu.

Saat meninjau lahan laut dan pantai itu, dia mengungkapkan kekagetannya karena tanah yang dipermasalahkan benar-benar berada di atas pantai, bahkan sampai ke laut dengan jarak sekitar 200 meter dari titik pasang tertinggi.

Selain itu, batas tanah yang dipatok ke arah laut adalah satu penanda di laut (buoy) putih, yang mengapung di air meski kala itu air laut sedang surut pada titik paling rendah.

“Kenapa batasnya bisa boya. Setahu saya, boya itu untuk rambu di laut. Ini aneh,” ujarnya.

Saat memasuki lahan pantai yang berlokasi di Kuda Laut, Kelurahan Baran Timur itu, Latifa juga menemukan selembar spanduk terpampang yang isinya bertuliskan maklumat dari BPN, bahwa lahan itu status quo.

“Dengan dibuatnya maklumat itu, menurut saya sebetulnya, secara tidak langsung ada pengakuan secara diam-diam, BPN menyadari ada kesalahan dengan terbitnya sertifikat itu. Kalau kita lihat sepintas, laut sudah dikapling-kapling, saya yakin ada yang salah, nanti akan kita lihat salahnya dimana,” katanya.

Selain akan membawa masalah tersebut ke Komisi II DPR, Latifa juga meminta polisi menelusuri permasalahan sertifikat tanah pantai dan laut itu, dan memroses siapapun yang terlibat secara hukum.

“Tidak boleh berhenti sampai di situ, saya ingin polisi menelusuri. Saya akan temui kapolres. Apa betul ada warga yang melapor. Dengan terbitnya sertifikat, nelayan susah ke laut yang sudah mencari makan di sini,” katanya.

Dia meminta siapapun yang terbukti melanggar hukum diproses secara hukum. “Kalau sampai ada kongkalikong, saya minta diproses secara hukum,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, kuasa hukum nelayan setempat, Edwar Kelvin Rambe, mengatakan, sertifikat hak milik atas tanah pantai dan laut itu mencuat setelah juru sita Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun datang ke sana beberapa waktu lalu, untuk melakukan sita eksekusi terhadap lahan pantai dan laut.

“Luasnya sekitar lima Hektare, dan ada tiga sertifikat hak milik,” kata dia bersama beberapa nelayan setempat.

Diberitakan, sejumlah nelayan beberapa waktu lalu berdemonstrasi ke Kantor BPN Karimun menuntut pencabutan sertifikat pada lahan laut dan pantai di pesisir Kuda Laut. Kalangan nelayan menganggap lahan pantai dan laut merupakan milik negara, sehingga tidak bisa disertifikatkan.

Saat berdemonstrasi, Kepala BPN Karimun, Susilawati, membuat pernyataan akan membentuk tim untuk mengkaji kembali sertifikat itu, dan menetapkan status quo untuk lahan itu.(Lutfi/Ant).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

102 comments

  1. At first I wasn’t sure-fire it was working inasmuch as me so I emailed stromectolice to enquire after destined for advice. I was told that some people start to sight results within a team a few of weeks but to give it at least 4 weeks. I guess I wasn’t joined of the lucky ones to visualize any results after 2 weeks but I used it diligently in the course of a few more weeks and WOW! I’m pleased I stuck to it!
    Tips clearly taken!!

  2. clomid for testosterone [url=https://topclomid.com/#]clomid 50mg capsules [/url] clomid 150 mg side effects what will my discharge be like on clomid

  3. I had the most professional, knowledgable, and demonstrative, style from my dapoxetineus.com pharmacist with a genuinely upset manner. Good counsel, reassurance and direction. I was in truth amazed to be called (as they had promised) but the score with conceding that I was unwell I was progressive sense of foreboding more reliant as to how things would progress. A earnest feeling too. It was a pleasing I adventure during worrying health issues. You definitely made your point!

  4. If I could despair 0 stars I would!! Used up identically $800 on medical supplies and took wellnigh a month to ship manifest! Rate me $80 in shipping when I’m in metro Melbourne and it was delivered to the wrong house!! No help from courier or from fildenahim.com! Basically $800 down the sapping! DO NOT PAY OFF FROM THIS PARTNERSHIP!!! Cheers. Loads of tips.

News Feed