oleh

Pasar Semi Mall di Temanggung Ini Akhirnya Diresmikan

TEMANGGUNG Arak-arakan puluhan andong yang ditunggani Bupati Bambang Sukarno bersama pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Temanggung mewarnai peresmian Pasar Legi Parakan, Kamis (28/12) kemarin.

Mereka diarak dari RSK Ngesti Waluyo Parakan menuju Pasar Legi Parakan, sebelum memasuki pasar, terlebih dahulu mengelilingi pasar tersebut.

Sepanjang perjalanan, rombongon Bupati diiringi musik drum band dari Banser Ranting Tuksari Kledung dan puluhan rebana para santri, lalu diikuti ratusan club motor dan pedagang pasar. Para pedagang atau penjaga toko di sepanjang jalan yang dilalui dan masyarakat berdiri berjajar seraya melambaikan tangan memberikan salam kepada Bupati beserta rombongan.

Kepala UPTD Pasar Legi Parakan Bambang Eko Laksono menuturkan, pasar legi ini sudah berstandar nasional yang terkonsep tradisional semi modern, boleh dikatakan pasar ini semi mall, apa saja berbagai barang dan produk dijual di sisi. “Saya berharap pasar legi parakan ini, bisa menjadi pusat perekonomian di Temanggung dan sekitarnya,” harapnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Temanggung Rony Nur Hastuti menerangkan, pasar ini pertama kali dibangun sejak tahun 1925 lalu dan aktifitas operasionalnya dimulai pada hari jumat legi. “Untuk revitalisasi pembangunan pasar dengan gedung baru dilakukan oleh tiga periode Bupati Temanggung,” ucap Rony, kemarin.

Rony merinci, di era Bupati M Irfan menyusun DED pembangunan pasar diatas tanah seluas 28000 meter persegi, selanjutnya di era Bupati Hasyim Affandi menyusun Amdal mempersiapkan pembiayaan pendanaan sampai dengan penandatanganan Mou Pemkab Temanggung dengan PIP Kementerian Keuangan RI dan di era Bupati sekarang (Bambang Sukarno) dilakukan pembangunan fisik, yang dimulai peletakan batu pertama pada tanggal 14 Pebruari 2014 dan selesai Desember 2017.

“Jumlah keseluruhan kios ada 555, jumlah los 2459 dan jumlah pedagang hingga saat ini ada 3200 orang,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Temanggung meminta kepada para pedagang untuk mengutamakan kebersihan pasar dan menciptakan kenyamanan bagi pengunjung. “Anggap ini rumah kita sendiri, jika pasar bersih, ramai, banyak pengunjungnya, para pedaganglah yang mendapat keuntungan,” ungkap Bambang. (dnx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed