oleh

Cegah Kekerasan, Gepenta Siap Kawal Pilkada Serentak 2018

-Politik-38 views

JAKARTA – Fenomena masih terjadinya kekerasan dalam setiap pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan bukti masih adanya penggunaan kekerasan oleh calon elit yang gagal dalam Pilkada. Contoh kekerasan menjadi bukti ketidaksiapan elit untuk kalah di kabupaten Tolikara, Papua ini tidak hanya terjadi di daerah pemilihan namun merambah hingga menyerang kantor Kemendagri di Jakarta beberapa waktu lalu.

Karena itu, memasuki tahun Politik 2018 di mana akan ada 117 pemilihan kepala daerah secara serentak, Gerakan Nasional Anti Narkoba, Cegah Tawuran dan Radikalisme (Gepenta) akan mengawal jalannya Pilkada Serentak ini secara damai, aman, dan nyaman.

ďSaya meminta kader Gepenta di manapun agar berperan aktif mengawal jalannya Pilkada Serentak 2018,Ē ujar Ketua Umum Gepenta Dr. Parasian Simanungkalit, Senen (1/1/2018).

Menurut Parasian, sebagai warga negara Gepenta dan relawan berkomitmen untuk menciptakan Indonesia Negeri aman damai makmur dan sejahtera tanpa narkoba tawuran dan anarkis. Di tahun 2018 ini Gepenta juga tetap menyatakan “Perang Terhadap Narkoba, Cegah Tawuran dan Anarkis.” Dan pada Pilkada Serentak di beberapa daerah ini khusus bagi daerah yang menjadi sumber pertikaian dan perpecahan, sebagai Ketum saya meminta kader dan simpatisan Gepenta agar bersama Polri dan TNI turut serta mengawal daerah-daerah itu agar tetap menjadi kondusif dan damai.

ďSetiap warga Gepenta harus terus mengkampanyekan damai dan menciptakan aman sebagai prasyarat kita untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan,Ē papar Jenderal Purnawirawan Bintang 1 (satu) ini.

Parasian menyampaikan, tahun 2018 sampai 5 tahun ke depan DPN Gepenta telah menetapkan Program Umum “Pertahankan NKRI dengan Perlawanan Rakyat Semesta.” Kepada semua Ketua DPP, Ketua DPK dan Pengurus serta seluruh warga Gepenta diminta untuk mensukseskan Program Umum ini. (Abu Alvin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed