oleh

Peran Partai dalam Indeks Demokrasi Indonesia Masih Rendah

-Politik-51 views

JAKARTA – Direktur Politik Dalam Negeri di Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar menyatakan, dana bantuan bagi partai politik sangat dibutuhkan. Dana bantuan itu bisa untuk menjawab rendahnya indikator “peran partai” dalam Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) yang disusun sejak 2006 sampai 2016 yang lalu. Dalam indeks demokrasi itu,  peran partai selalu berada pada nilai kurang atau ada di angka 5.

“Padahal di negara- negara demokrasi kelas dunia seperti Amerika Serikat,  Jerman, Austria, Perancis dan lain-lain, semuanya memberikan alokasi keuangan negara bagi partai minimal 30 % sampai 70 % dari total kebutuhan partai  per tahun, “kata Bahtiar di Jakarta, Minggu (17/12).

Bahkan di negara seperti Uzbekistan, lanjut Bahtiar, dana bantuan yang diberikan alokasinnya mencapai  100% dari total kebutuhan partai per tahun. Sedangkan di Indonesia, hanya 0,00063% dari total kebutuhan partai politik  per tahun atau hanya 13 milyar rupiah. Jika dibandingkan dengan Uzbekistan, tentu nilainya itu  sangat sedikit.

“Jumlah tersebut tidak signifikan dan tidak sejalan dengan komitmen dan tidak mendukung  arah kebijakan negara untuk mempeekuat sistem kepartaian yang mandiri, sehat dan akuntabel,” katanya.

Bahtiar menambahkan, jika semua  visinya adalah melakukan reformasi politik, dukungan pembiayaan alokasi keuangan bagi parpol mutlak diperlukan.  Karena sejatinya lembaga partai adalah hulunya sistem demokrasi atau hulunya sistem politik. Selama ini energi habis untuk membenahi hilirnya demokrasi atau hilirnya sistem politik.

“Habislah energi bangsa ini hanga berkutat pada upaya mengatasi akibat bukan mengobati penyebab,” kata dia.

Ia selaku Direktur Politik Dalam Negeri memang ditugaskan membantu Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum untuk membantu Mendagri menyiapkan kebijakan nasionak di bidang politik dalam negeri. Ia berharap semua pihak memahami konteks dan konten alokasi keuangan negara untuk partai sebagai upaya mereformasi tata kelola negara agar semakin baik. Karena lembaga partai adalah sub sistem negara yamg sangat berpengaruh pada bekerjanya sistem politik ketatanegaraan dan kebangsaan.

“Kami berharap revisi PP Nomor 5 tahun 2009 dapat di tandatangani supaya dapat dioperasionalkan pada tahun 2018,” katanya.

Kata Bahtiar, walau yang  diusulkan masih sangat sedikit, namun itu adalah wujud bahwa  pemerintah memang benar-benar komit pada rel rencana pembangunan yang telah ditetapkan. Sebab jika tata kelola partai semakin baik, konsolidasi demokrasi di Indonesia bisa kian cepat. Dan negeri ini bisa bangkit dari transisi demokrasi yang kurang bergerak selama 17 tahun reformasi.

Sumber :Puspen Kemendagri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

300 komentar

  1. Why would someone functioning clomid for men? Clomid is an word-of-mouth medication that can be utilized to increase ovulation. It works nearby blocking estrogen receptors at the hypothalamus, which is an notable “hormonal manage center” for the body. When this happens, the hypothalamus is stimulated to unfetter follicle exhilarating hormone (FSH).

  2. Is 150 mg canada viagra without a doctor prescriptions safe. The zenith dose of sildenafil recommended by means of the manufacturer is 100 mg. A studio was designed to prospectively critique a coterie of patients with long-lived ED, unresponsive to sildenafil 100 mg, who were treated in a haven setting with doses of how to order viagra online safely no prescription viagra in intemperance of the recommended maximum dose (150 mg and 200 mg).

  3. How much can you buy cialis without prescription should I take. The recommended starting dosage of cialis 20 mg price an eye to utilize consume as needed in most patients is 10 mg, charmed whilom before to anticipated sexual activity. The dose may be increased to 20 mg or decreased to 5 mg, based on individual efficacy and tolerability. The superlative recommended dosing frequency is long ago per period in most patients.

News Feed