oleh

Food Not Bombs Temanggung Bagikan Ratusan Bungkus Makanan Gratis

-Daerah-30 views

TEMANGGUNG Ė Situasi memanas hingga peperangan yang terjadi di sejumlah negara di dunia cukup membawa dampak negatif bagi kemanusiaan. Tak sedikit dari mereka yang menjadi korban mengalami musibah kelaparan hingga tewas sia-sia. Hal ini tentu saja mengusik perasaan orang-orang yang cinta akan perdamaian.

Seperti yang dirasakan oleh sebuah sekumpulan anak-anak muda asal Temanggung yang mengatas namakan diri mereka Food Not Bombs (FNB). Meski terhitung baru, namun mereka telah memulai aksi nyata mereka pada Minggu (17/12) sore di perempatan BCA dengan membagi-bagikan makanan secara gratis kepada pengguna jalan maupun pekerja jalanan yang tengah melintas.

Koordinator Aksi FNB Chapter Temanggung, Eko (21) menjelaskan, sedikitnya terdapat 200 bungkus makanan yang dibagikan pada aksi tersebut. Makanan itu dibeli dengan menggunakan uang hasil donasi para anggota komunitas FNB serta sebagian lainnya sumbangsih para warga masyarakat yang ikut peduli masalah sosial.

ďTadi kami membagikan sekitar 200 bungkus makanan berisi jajanan pasar seperti ketela rebus, bubur kacang hijau, jenang, dan cethil kepada mereka parapengguna jalan maupun para pekerja jalanan yang melintas,Ē jelasnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, meski baru saja terbentuk, namun komunitas FNB Temanggung sampai saat ini telah memiliki puluhan anggota. FNB sendiri sejatinya merupakan sebuah komunitas sosial yang gencar menyuarakan misi perdamaian dunia serta menentang keras adanya peperangan.

Sebagai langkah nyata atas misi yang diusung tersebut, mereka berupaya mengumpulkan donasi dalam bentuk uang maupun barang dari orang-orang yang peduli. Nominal yang terkumpul selanjutnya akan digunakan untuk berbelanja bahan makanan. Makanan yang telah diracik tersebut lantas dibagi-bagikan kepada mereka yang memiliki prioritas kurang mampu.

ďMisi kami adalah murni sosial. FNB dibentuk sebagai wadah menyuarakan anti peperangan. Dengan ini kami ingin menyampaikan pesan kepada dunia, stop peperangan. Lebih baik uang yang dihamburkan untuk membeli senjata dimanfaatkan untuk membantu sesama yang membutuhkan dalam bentuk makanan. Bumi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan perut penduduknya. Sayang ada beberapa orang yang serakah dan memilih menggunakan untuk membeli persenjataan perang,Ē imbuhnya.

Diakui, FNB sejatinya merupakan komunitas internasional yang dibentuk di San Fransisco Amerika Serikat pada tahun 1980. Alasan didirikan karena mereka percaya bahwa sebenarnya uang yang dihabiskan dunia untuk persenjataan militer dan perang dalam satu minggu cukup untuk memberi makan seluruh manusia di bumi dalam kurun waktu satu tahun.

ďKetika miliunan orang kelaparan tiap hari bagaimana kita bisa menghabiskan uang untuk perang. Lebih dari 20.000 orang mati kelaparan tiap harinya. Oleh karena itu FNB berdiri dengan tema menyediakan makanan gratis. Khusus untuk Temanggung, kami akan melakukan kegiatan serupa setiap sebulan sekali. Semua kalangan boleh kok ikut beramal melalui kami,Ē tuturnya.

Dalam setiap kegiatannya, Eko berjanji FNB Temanggung akan selalu mengusung misi perdamaian dan sosial yang diwujudkan dalam tulisan-tulisan dalam poster yang dipajang. Antara lain berisi ďfree food for allĒ, ďmakanan gratis untuk semuaĒ, ďmake not warĒ, hingga ďperbedaan bukan perangĒ.

ďTermasuk di Temanggung, jiwa sosial dan perdamaian harus berjalan selaras agar semua masyarakat bisa menikmati makanan setiap saat memikirkan masalah peperangan,Ē pungkasnya.(van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed