oleh

AS akan Jatuhkan Sanksi kepada Myanmar

-Dunia-42 views

MONASNEWS.COM, WASHINGTON – Amerika Serikat bersiap menempuh langkah lebih jauh dalam menyikapi perlakuan Myanmar terhadap minoritas Rohingya, termasuk mengenakan sanksi kepada negara itu di bawah UU Global Magnitsky, umum Departemen Luar Negeri AS seperti dikutip Reuters.

“Kami mengungkapkan keprihatinan mendalam kami atas berbagai peristiwa yang belakangan terjadi di negara bagian Rakhine, Myanmar, dan kekejaman yang traumatis dan brutal yang dialami komunitas Rohingya dan lainnya,” kata Deplu AS lagi.

“Adalah sangat mendesak, individu-individu atau entitas-entitas yang bertanggung jawab atas kekejaman ini, termasuk aktor-aktor non negara dan pihak yang main hakim sendiri, untuk dimintai pertanggungjawabannya.”

600.000 pengungsi Rohingya meninggalkan Myanmar sejak akhir Agustus silam. Para pengungsi menyebut pasukan keamanan Myanmar telah melakukan pembakaran, pembunuhan dan pemerkosaan.

Menteri Luar Negeri ASRex Tillerson pekan lalu menyatakan bahwa AS menganggap militer Myanmar bertanggung jawab atas penindasan minoritas Rohingya. Tillerson tidak menepis kemungkinan mengenakan sanksi kepada militer Myanmar.

Deplu AS mengeluarkan pengumuman menjelang kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Asia Tenggara bulan depan di Manila untuk menghadiri KTT ASEAN.

Pernyataan Deplu AS ini merupakan respons paling keras AS menyangkut krisis pengungsi Rohingya yang sudah tak lagi mengesampingkan sanksi ekonomi yang semasa pemerintahan Barack Obama dihindari.

Menanggapi kritik bahwa pemerintahan Trump terlambat menanggapi krisis Rohingya, Deplu AS berkata, “Kami tengah mendalami mekanisme pertanggungjawaban yang ada di bawah undang-undang AS, termasuk pengenaan sanksi sesuai UU Global Magnitsky.”

AS sudah menerapkan sanksi pendahuluan berupa mencegah pejabat dan mantan pejabat militer Myanmar bepergian ke AS, selain melarang tentara Myanmar di Rakhine mendapatkan bantuan militer dari AS.

“Kami telah membatalkan undangan kepada para pejabat keamanan senior Myanmar guna menghadiri berbagai acara yang disponsori AS. Kami tengah bekerja sama dengan mitra-mitra internasional untuk mendesak Mynamar membuka akses secara tak terbatas ke wilayah-wilayah yang relevan untuk Misi Pencarian Fakta PBB, organisasi kemanusiaan internasional dan media massa,” tulis Departemen Luar Negeri AS.

Selain itu, Washington tengah berkonsultasi dengan sekutu-sekutu dan mitra-mitra menyangkut opsi-opsi akuntabilitas di PBB, Dewan HAM PBB, dan lembaga-lembaga terkait lainnya, demikian Reuters. (zul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

72 komentar

  1. An intriguing discussion is worth comment. I do believe that you need to publish more on this subject matter, it may not be a taboo matter but typically people don’t discuss these issues. To the next! Cheers!!|

  2. I have to thank you for the efforts you’ve put in writing this website. I’m hoping to view the same high-grade content by you later on as well. In fact, your creative writing abilities has encouraged me to get my own, personal website now ;)|

  3. My partner and I stumbled over here coming from a different web page and thought I may as well check things out. I like what I see so now i’m following you. Look forward to looking over your web page repeatedly.|

  4. Hey there would you mind stating which blog platform you’re using? I’m going to start my own blog soon but I’m having a difficult time selecting between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal. The reason I ask is because your design and style seems different then most blogs and I’m looking for something completely unique. P.S Apologies for getting off-topic but I had to ask!|

  5. I’ve been exploring for a little for any high quality articles or blog posts on this kind of space . Exploring in Yahoo I ultimately stumbled upon this website. Studying this info So i am happy to show that I’ve a very just right uncanny feeling I discovered exactly what I needed. I most indisputably will make certain to do not omit this site and provides it a look regularly.|

News Feed