oleh

Meriah, Pembukaan Nusantara Expo dan Forum 2017 Kemendagri

-Nasional-66 views

MONAS.COM, JAKARTA – Sejumlah atraksi drumband, tarian tradisional tampil memikat dan menghibur tamu dan undangan yang hadir pada ajang pembukaan Nusantara Expo dan Forum 2017 di TMII, Jakarta, Rabu, (18/10/2017).

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat Kementerian dan Lembaga, para Pejabat Eselon I dan II dilingkungan Kementerian Dalam negeri, Para Gubernur, Bupati dan Walikota, Direktur Utama Taman Mini Indonesia Indah, dan para Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum & Kesatuan Bangsa, Didik Suprayitno pada penyelenggaraan Nusantara Expo dan Forum 2017  Jakarta, 18 Oktober 2017 dikatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan kegiatan yang ke empat kalinya dan bekerjasama dengan TMII dengan Tema ”Kreativitas Membangun Bangsa Yang Mandiri dan Unggul.

“Kita berharap dari kegiatan ini dapat memperteguh keyakinan kita akan keanekaragaman seni dan budaya yang ada di bumi pertiwi ini, yang bisa dijadikan sebagai modal kita bersama dalam membangun dan memperkuat pondasi ketahanan ekonomi bangsa,: papar Didik.

Menurut Didik, pada kesempatan ini pemerintah ingin mengajak kepada kita semua agar dapat mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya yang ada di tanah air. Sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 32 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Kebudayaan nasional Indonesia dibentuk dari kolektivitas kebudayaan yang beraneka ragam dibangun dari daerah-daerah, desa-desa kemudian menjadi satu, Indonesia.

Terlebih lagi, lanjutnya, saat ini kita dihadapkan pada situasi dan kondisi yang serba tidak menentu dalam menghadapi persaingan global. Globalisasi menyediakan harapan, tetapi sekaligus menyimpan kecemasan. Banyak kesempatan terbuka dengan globalisasi, tetapi tidak sedikit ancaman yang harus diwaspadai, seperti lunturnya nilai-nilai kebangsaan, bahkan sampai kemungkinan disintegrasi bangsa.

“Itulah sebabnya dalam upaya menyikapi era global, kita harus lebih mawas diri serta membangun sinergitas antar komponen bangsa, dalam kancah internasional baik dalam kaitan Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya. Keadaan ini menuntut persiapan kita yang lebih optimal, agar stabilitas dan integritas bangsa yang tengah dibangun dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah dalam mengantisipasi hal tersebut, maka penyelenggaraan Nusantara Expo dan Forum 2017 merupakan kegiatan strategis, yang didalamnya tidak hanya menjaga dan melestarikan seni dan budaya tetapi juga terdapat kegiatan-kegiatan penguatan pembangunan ekonomi di daerah. Terutama dengan ikut sertanya investor-investor luar negeri yaitu Amerika, Hongaria, Austria, China, Australia dan Turki.

Untuk investor dari dalam negeri terutama pada model perdagangan kekinian yaitu melalui  e-commerce sebagai penambah penguatan jati diri bangsa, serta sebagai penjabaran dari program kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan semangat Nawacita yang selalu menjadi landasan dalam membangun Bangsa Indonesia kedepan.

Penyelenggaraan Nusantara Expo dan Forum yang merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 28 Tahun 2014 tentang Revitalisasi Fungsi dan Peran Anjungan Daerah di Taman Mini Indonesia Indah, juga digunakan sebagai moment promosi hasil produksi unggulan daerah, dalam rangka menarik wisatawan, investor, mengembangkan rekreasi, informasi, edukasi, komunikasi, konservasi dan atraksi yang produktif dan berdaya guna bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan bangsa.

“Dan diharapkan juga, dapat lebih mengoptimalkan fungsi dan peran anjungan daerah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai wahana perekat persatuan dan kesatuan bangsa serta show window ketahanan ekonomi, kekayaan seni dan budaya bangsa Indonesia,” harapnya.

Ke depan, Nusantara Expo dan Forum ini diharapkan bisa dibuat menjadi suatu kalender kegiatan tahunan tidak hanya di pusat, daerah pun bisa memanfaatkan momentum ini dengan  menyelenggarakan kegiatan serupa dalam rangka memantapkan dan melestarikan seni dan budaya yang berbasis kearifan lokal.

Pada akhir sambutannya, Staf Ahli Kemendagri ini menyampakan beberapa  pesan penting Pak Mendagri Tjayo Kumolo:

Pertama, mari kita tumbuh kembangkan rasa cinta tanah air, dengan menanamkan jiwa cinta produk dalam negeri kepada masyarakat sebagai bentuk identitas dan jati diri bangsa Indonesia.

Kedua, mempercepat kemandirian ekonomi daerah dengan menciptakan peluang investasi, kemudahan dan lapangan pekerjaan yang sehat.

Ketiga, agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dengan memupuk dan mengembangkan nilai-nilai seni dan budaya bangsa dalam wadah Bhinneka Tunggal Ika. (Zulfikri/Foto: Enhar)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed