oleh

Makanan khas betawi yang terpinggirkan

-Opini-43 views
Jakarta-monasnews.com, sebagai ibukota negara Repubik Indonesia dikenal memiliki kekayaan kuliner yang beragam dan mengesankan warisan khas masyarakat Betawi. Kuliner Betawi yang tidak hanya nikmat tetapi juga juga unik dan lekat dengan sejarah masih dapat dengan mudah ditemui hingga kini seperti Nasi Uduk, Lontong Sayur, Soto Betawi, Ketoprak ataupun Kerak Telor.
“Namun seiring dengan berkembangnya kota Jakarta dan tergesernya masyarakat Betawi, yang merupakan pendudukasli Kota Jakarta, ke daerah pinggiran, beberapa kuliner khas Betawi seperti Sayur Gabus Pucung mulai jarang ditemui di Jakarta.
Kuliner berbahan utama ikan gabus dan berkuah hitam pekat yang berasal dari pucung (orang Jawa mengenalnya sebagai kluwek) ini kian terpinggirkan dan tak mendapatkan panggung memadai di daerah asalnya sendiri. Akibatnya, perbendaharaan kuliner Betawi warga Ibu Kota pun terbatas. Kuliner seperti Sayur Gabus Pucung ini sekarang lebih banyak dijumpai di pinggiran Jakarta seperti Bekasi, Depok dan Tangerang.
Di Bekasi misalnya, meski tidak semudah menemukan jejak rendang di restoran Padang, jejak kuliner Sayur Gabus Pucung masih dapat djumpai di beberapa restoran atau warung yang menjual Sayur Gabus Pucung sebagai menu utama misalnya di Warung Pucung Pekayon, Warung Pondok Gabus Lukman di Jalan Sudirman, Warung Gabus H. Udin Combo di Harapan Indah atau sebuah warung kecil di dekat alun-alun Kota Bekasi.

semuanya sudah saya kunjungi dan saya cicipi sajian Sayur Gabus Pucungnya. Rata-rata kenikmatannya sama, sama-sama maknyus, yang membedakan hanyalah pada kepekatan kuah sayurnya yang mirip kuah rawon Surabaya. Di Warung Gabus H. Udin Combo, kuahnya sangat kental dan segar. Sementara di warung lainnya tidak terlalu kental kuahnya.

Sedikit perbedaan lainnya adalah cara menghidangkannya. Di Warung Pucung Pekayon dan Warung Gabus H.Udin Combo, ikan gabus ditaruh di dalam dandang yang dihangatkan terus menerus di atas api kecil sebelum dihidangkan. Sementara di Warung Pondok Gabus Lukman, ikan gabus yang sudah matang dipisahkan dan baru dicampur/disiram kuah hangat saat akan disajikann, alasannya agar daging ikan gabus tidak mudah hancur.
Menurut sejarahnya,keberadaan kuliner Sayur Gabus Pucung sendiri berawal dari ketidakmampuan masyarakat Betawi di zaman kolonial Belanda untuk mengkonsumsi ikan budidaya yang mahal bagi rakyat seperti ikan mas, mujair dan bandeng. Namun agar tetap dapat mengkonsumsi ikan, masyarakat Betawi kemudian memilih ikan gabus yang jauh lebih murah.
Ikan gabus yang berkembang biak secara liar, hidup di air tawar seperti danau, sungai, rawa-rawa, empang dan saluran air hingga ke sawah-sawah dan bebas menjadi pilihan rakyat untuk diolah menjadi masakan yang relatif terjangkau. Apalagi pada saat itu pohon pucung sendiri banyak tumbuh di daerah Betawi tempo dulu seperti Depok dan Cibubur. Dengan tambahan cabai, bawang merah,bawang putih, kencur, jahe dan kunyit, jadilah hidangan Sayur Gabus Pucung yang dahsyat.
Dalam perkembangannya, Sayur Gabus Pucung bukan sekedar kuliner tetapi juga menjadi masakan yang memiliki nilai budaya Betawi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

63 komentar

  1. Nice post. I was checking constantly this blog and
    I am impressed! Very useful info particularly the last part 🙂 I care for such info a lot.
    I was seeking this particular information for a very long
    time. Thank you and best of luck.

  2. I absolutely love your blog and find the majority of your post’s to be exactly I’m looking for.
    can you offer guest writers to write content available for you?
    I wouldn’t mind writing a post or elaborating on a number
    of the subjects you write concerning here. Again, awesome blog!

  3. Hi just wanted to give you a quick heads up and let you
    know a few of the pictures aren’t loading correctly.
    I’m not sure why but I think its a linking issue. I’ve tried it in two different
    internet browsers and both show the same results.

  4. Hi! This is my first comment here so I just wanted to give a quick shout out and
    tell you I genuinely enjoy reading your blog posts.
    Can you recommend any other blogs/websites/forums that cover
    the same topics? Thank you so much!

  5. Woah! I’m really enjoying the template/theme of this blog.
    It’s simple, yet effective. A lot of times it’s difficult to get that “perfect balance” between usability
    and appearance. I must say you have done a amazing job with this.
    Additionally, the blog loads extremely quick for me on Safari.
    Superb Blog! cheap flights 3gqLYTc

  6. Ping-balik: Google
  7. Ping-balik: vibrating bullet
  8. Ping-balik: thy uçak bileti
  9. Ping-balik: macca
  10. Ping-balik: tabaksvervanger
  11. Ping-balik: wasmachine monteur
  12. Ping-balik: mahna mahna song
  13. Ping-balik: buy marijuana online
  14. Ping-balik: sývý klor
  15. Ping-balik: sehpa takýmý
  16. Ping-balik: Glock 33
  17. Ping-balik: Magic Mushrooms
  18. Ping-balik: Gun Shop Near Me
  19. Ping-balik: VAPE PEN
  20. Ping-balik: CBD Vape Cartridge
  21. Ping-balik: Mall of Islamabad
  22. Ping-balik: vibrating penis ring
  23. Ping-balik: internet haber
  24. Ping-balik: hrdf trainer penang
  25. Ping-balik: u2store.blogspot.com
  26. Ping-balik: about canada
  27. Ping-balik: learn more
  28. Ping-balik: o-dsmt
  29. Ping-balik: Change DMT
  30. Ping-balik: Fire Herbal Incense
  31. Ping-balik: canada pharmacy
  32. Ping-balik: film
  33. Ping-balik: apk downloader
  34. Ping-balik: pubg mobile hile
  35. Ping-balik: Fancy Text Generator
  36. Ping-balik: top ed pills
  37. Ping-balik: bengal kitten
  38. Ping-balik: parrots for sale
  39. Ping-balik: toco toucan
  40. Ping-balik: ceren yaldız

News Feed