by

Terinspirasi Koboi Jakarta, Tokoh Muda Indramayu Pertanyakan Polres Kasus Koboi Indramayu

JAKARTA – SEORANG tokoh muda Indramayu, Toni, SH, MH mempertanyakan lambannya Kepolisian Indramayu menangani aksi Senpi Oknum Kontraktor di Lokasi Proyek di Indramayu. Padahal kasus ini sendiri sudah dilaporkan resmi ke Polres Indramayu dengan nomor STBPL/B/355/XI/2018/SPKT/II sejak Oktober 2018.

“Kasus pengemudi sedan BMW yang terekam CCTV todongkan senjata api langsung ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Pusat. Luar biasa, apresiasi buat Kapolres Metro Jakarta Pusat,” ujar Toni menulis di laman Facebooknya, Selasa (18/6/2018).

Di laman FB-nya Toni mengatakan kalau oknum Kontraktor yang todongkan senjata api ke Konsultan dan Pengawas yang ditunjuk Dinas PUPR Indramayu di proyek Embung Temiyang Kroya sampai sekarang belum ditangkap pelakunya, padahal sudah dilaporkan resmi ke Polres Indramayu ini juga sempat viral di media  rakyatjabarnews.com pada Senin (19/11/2018).

“Kepada Bapak Kapolres Indramayu tolong segera tindaklanjuti proses hukum dan tangkap oknum Kontraktor Koboi di Indramayu itu karena membuat warga Indramayu yang mempunyai hubungan kerja dengan oknum Kontraktor itu merasa ketakutan,” tegas Toni yang berkantor di Dewan Pers Jalan Kebon Sirih ini.

Ditegaskannya, sebagai orang Indramayu asli tidak nyaman dan marah kalau ada pendatang sok jagoan di Indramayu. Apalagi sudah bawa-bawa senjata api yang berpotensi untuk menakut-nakuti warga Indramayu.

“Kita dukung Kapolres Indramayu untuk menindaklanjuti kasus Koboi di Indramayu,” gugah Toni.

Sebelumnya, seperti ditulis rakyatjabarnews.com pada Senin (19/11/2018),  oknum kontraktor, Zl (58) diduga menembakkan senjata api (Senpi) di lokasi proyek pembangunan embung brawijaya Desa Temiyang Sari Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu pada pertengahan Oktober 2018 lalu.  

Awal mula kejadian, pada hari Kamis tanggal 18 Oktober 2018 sekira pukul 14.00 wib, Pelapor sebagai konsultan pengawas yang ditunjuk oleh dinas PUPR untuk mengawasi pekerjaan Embung Brawijaya Desa Temiyang Sari Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu.

Menyampaikan hasil perhitungan RAB kepada kontraktor Zl (terlapor) namun setelah pelapor menerangkan tiba-tiba terlapor merobek berkas RAB dan memaki-maki lalu mendorong pelapor.

Kemudian terlapor menuju mobil miliknya untuk mengambil sesuatu. Tidak berapa lama terlapor kembali menemui pelapor dan mengajak pelapor menuju kebagian bangunan pintu air dengan menggunakan sepeda motor.

Lalu terlapor kembali memaki-maki dan mengeluarkan senjata api (senpi) dan meledakkan senjata api tersebut sebanyak satu kali.

Dengan adanya kejadian tersebut, Pelapor/korban merasa tidak terima dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Indramayu, guna dilakukan penyelidikan sesuai hukum yang berlaku. (Zul).

News Feed